Sabtu, 25 September 2021

Perbaikan Plafon Ruang Tamu Selesai

Pamulang, BeritaRayaOnline,-Perbaikan plafon ruang tamu di Pamulang, Jumat (24/9/2021) selesai juga.Ganti tripleks dan dicat putih dengan cat tembok vinilex.(BRO-1)

Kamis, 23 September 2021

Flora Simanjuntak Bawakan Buku Roh Nubuat Alfa dan Omega Tentang Pelayanan

Pamulang, BeritaRayaOnline,-Flora Simanjuntak, Pemimpin Departemen Dorkas dan Departemen Adventurer GMAHK Jatinegara pada Kebaktian Rabu malam (22/9/2021) membawakan Firman Tuhan dari Buku Alfa Omega Jiilid VI Bab 43 " Pelayanan" yang disiarkan secara zoom.

Perbaikan Pergola Garasi yang Hampir Roboh

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Sepanjang hari Kamis (23/9/2021) di rumah di Pamulang selesai sudah perbaikan pergola kayu di garasi yang nyaris roboh karena dimakan usia.

Semula tukang Mas Bandi "kesulitan" dalam perbaikan pergola kayu yang sdh "miring" dan bergeser hampir 30 centimeter.

Akhirnya, setelah "diakali" tukang perbaikan pergola yang cukup sulit ini pada Kamis sore (23/9/2021) selesai sudah.(Lasman Simanjuntak)


Sabtu, 18 September 2021

Selesai Diperbaiki Rumah Yang Bocor

Pamulang, BeritaRayaOnline,-Dua tukang yaitu Mas Bandi dan Mas Sumar selesai memperbaiki kebocoran rumah di Pamulang pada Kamis (16/9/2021).
Pergantian tripleks, ngecat, dan naik ke atas genting untuk ganti karpet talang.

Rabu, 08 September 2021

Kunjungan ke Rumah Ivonne Kolondam Manoppo di Condet

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Pada Rabu sore (8/9/2021) kami melakukan kunjungan ke rumah Ivonne Kolondam Manoppo di kawasan Condet, Jakarta Timur.(Lasman Simanjuntak)

Pertemuan di BCA Tong Tek Bukit Duri, Rabu, 8 September 2021

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Puncak pertemuan dengan Muhamad Agil (Habib) bersama Nelson Kolondam dan Flora Kolondam di kantor BCA Tong Tek Bukit Duri, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi (8/9/2021)  untuk penyelesaian rumah " warteg" Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Setelah itu dilanjutkan untuk tandatangan notaris oleh Stella Monica (Monik Lubis)  di kawasan Pisangan pada Rabu siang ,(8/9/2021).(Lasman Simanjuntak)

Senin, 06 September 2021

Presiden Jokowi Pastikan Persyaratan KUR Pertanian Semakin Dipermudah

Jokowi, BeritaRayaOnline,- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa pemerintah akan mempermudah persyaratan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian untuk meningkatkan nilai tambah pasca panen seperti dalam pengadaan rice milk unit (RMU).

"Persyaratan KUR harus dipermudah agar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai tambah pasca panen sehingga program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh petani," ujar Jokowi, Senin, 6 September 2021.

Presiden mengaku dirinya memiliki perhatian khusus terhadap penyaluran KUR pertanian yang mencapai Rp 70 triliun. Karena itu, ia meminta semua kepala daerah memperkuat pendampingannya terhadap petani, terutama cara memanfaatkan teknologi supaya usaha mereka semakin berkembang.

"Termasuk juga platform digital untuk meningkatkan produktivitas petani dan memotong panjangnya mata rantai pemasaran UMKM pangan," katanya.

Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa program KUR merupakan bentuk perhatian negara terhadap nasib petani agar lebih sejahtera. Apalagi perkereditan KUR memiliki suku bunga rendah, yakni hanya 6 persen.

"Negara mendorong agar kesejahteraan petani terus meningkat. Salah satunya melalui layanan program KUR pertanian yang memiliki suku bunga rendah," katanya.

Menurut Mentan, program KUR sejauh ini dirancang untuk membuka akses skala ekonomi yang lebih terbuka dan mandiri. Artinya tingkat usah petani nantinya tidak akan tergantung kepada negara, namun mereka memiliki cara untuk meningkatkan nilai sejahtera.

"Bahkan saat ini kita sedang mendorong klaster KUR komoditas porang dan sarang burung walet sebagai komoditas unggukan baru yang dipersiapkan untuk ekspor," katanya.

Disisi lain, Kementan juga mendorong para kepala daerah di seluruh Indonesia agar fokus terhadap pengembangan potensi pertanian lokal yang bisa di ekspor secara serentak. Hal ini perlu dilakukan mengingat kegiatan merdeka ekspor yang digelar pada 14 Agustus lalu sukses menghadirkan devisa negara sebesar 7,2 triliun.

"Merdeka ekspor itu dibuat untuk menghadirkan konsolidasi emosional semua daerah agar bisa melakukan ekspor sekaligus memberikan rangsangan agar menggali potensi yang ada," tutupnya.(*/BRO-4)

Rilis Kementan, 6 September 2021
Nomor : 835/R-Kementan/9/2021
Editor : Lasman Simanjuntak