Selasa, 26 Juli 2016

Mobil Lancer Dan Gan 'Ferari' Dalam Galeri Foto

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Mobil Lancer Dan Gan DOHC Tahun 1989, Velg Racing ('14), Merah Mutiara (Ferari), AC dingin, TV Mobile, Audio Digital, Power Window, Power Stering, Kaki-Kaki 'oke', STNK Panjang/BPKB Tangsel, Modifikasi, cocok anak muda

Kamis, 21 Juli 2016

Surat Edaran MenPANRB : PNS Dilarang Bermain Pokemon Go

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengeluarkan larangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  bermain game virtual berbasis Global Positioning System (GPS) di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam Surat Edaran MenPANRB No:B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi secara tegas memberitahukan kepada seluruh pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang para aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah.

Menteri PAN-RB juga meminta agar para Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing-masing satuan kerja untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.

"Saat ini kita melakukan tindakan preventif untuk menjaga keamanan dan rahasia negara, tentunya para aparatur negara mengerti karena kita tidak mungkin membahayakan stabilitas negara untuk resiko sekecil apapun. Untuk itu para aparatur negara dapat mengayomi larangan untuk bermain game virtual berbasis GPS di seluruh lingkungan instansi pemerintah," ujar Menteri PAN-RB dalam siaran persnya.

Lebih lanjut, Menteri PAN-RB  menyampaikan bahwa selain untuk menjaga keamanan dan rahasia negara, larangan ini juga dikeluarkan untuk menjaga produktivitas kerja dan meningkatkan disiplin  para aparatur sipil negara, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terjaga.

Untuk itu MenPANRB meminta agar edaran ini dapat menjadi pedoman bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pokok fungsinya sebagai abdi negara dan masyarakat.

Surat Edaran Menteri PAN-RB ini ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, para Kepala LPNK, para pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, para pimpinan Kesekretariatan LNS, para Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia, serta tembusan Surat Menteri PAN-RB ini disampaikan kepada Presiden, Wakil Presiden.

Kepada seluruh instansi pemerintah dan para aparatur sipil negara dapat mengunduh Surat Edaran tersebut di situs Kementerian PANRB yaitu www.menpan.go.id.(*/dari berbagai sumber/bro-2)

Editor  :Jhonnie Castro

Menteri KKP Tanggapi Isu Reklamasi Teluk Benoa

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Sehubungan dengan banyaknya pemberitaan media yang cukup tendensius dan cenderung tidak benar terkait sikap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menanggapi isu/permasalahan reklamasi Teluk Benoa, maka dengan ini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan posisi KKP terhadap reklamasi Teluk Benoa.

Antara lain :(1) Perpres 51/2014 merupakan regulasi Presiden yang menjadi pedoman bagi pengelolaan pengembangan kawasan Bali Selatan/Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan), dan alokasi tata ruang di kawasan tersebut.

(2) Setiap permintaan izin pemanfaatan ruang, di kawasan Benoa harus mengacu pada Perpres 51/2014.

(3) Setiap permintaan izin pemanfaatan ruang/lokasi, disetujui/diterbitkan apabila sesuai dengan pedoman teknis dalam Perpres 51/2014.

(4) Izin pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud Perpres 51/2014 bukan merupakan izin pelaksanaan kegiatan reklamasi.

5) izin pelaksanaan kegiatan reklamasi diterbitkan apabila AMDAL yg mencakup aspek lingkungan hidup, sosial dan budaya telah dilakukan, dan hasilnya menyimpulkan bahwa kegiatan ini layak. Izin (kelayakan) lingkungan yang didasarkan pada hasil Amdal diterbitkan oleh Kementerian yg berwenang berdasarkan UU 32/2009 ttg Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

6) KKP tidak memiliki otoritas dan kewenangan untuk memutuskan rencana kegiatan reklamasi ini "go atau no go.

Dengan melihat belum menyatunya pendapat publik tentang pengembangan Teluk Benoa, maka KKP mengusulkan:(1) Perpres 51/2014 segera dilakukan review ulang oleh tim independen yang didasarkan pada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan dengan memperhatikan dinamika publik (sejalan dengan UU 32/2009 dan UU 26/2007 tentang Penataan Ruang);(2) Selama masa review, maka seluruh upaya pengembangan Teluk Benoa ditangguhkan sampai menunggu hasil review ditetapkan;(3) Selama masa review, dilakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait.Demikian pernyataan publik ini dibuat sebagai bentuk tanggung jawab KKP terhadap publik agar tidak terjadi salah persepsi di masyarakat. (Bro-2)
Editor : Eykel Lasflorest Simanjuntak

Selasa, 19 Juli 2016

Presiden Jokowi Dorong Swasta Terlibat Pembangunan Infrastruktur

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan untuk menggerakkan roda perekonomian nasional. Hal tersebut disinggung Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai perusahaan siap investasi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa 19 Juli 2016.

Dalam pengantarnya, Presiden Joko Widodo menilai partisipasi pihak swasta sangat diperlukan dalam menunjang pembangunan infrastruktur nasional. Menurutnya, mustahil pemerintah dapat berjalan sendiri dalam menggerakkan perekonomian nasional.

"Untuk meggerakkan roda perekonomian nasional, tidak bisa sepenuhnya hanya kita lakukan sendiri, tapi swasta perlu dilibatkan. Utamanya dalam prioritas kita dalam pembangunan infrastruktur," ujar Presiden membuka rapat terbatas.

Presiden menyebutkan bahwa di negara-negara lainnya, partisipasi pihak swasta dalam pembangunan suatu negara berkisar antara 22% hingga 40%. Oleh karenanya, Presiden mengajak pihak swasta untuk turut berperan dalam proses pembangunan nasional.

"Kita akan berupaya mendorong swasta untuk ikut serta dalam pembangunan infrastruktur kita. Keterlibatan swasta perlu terus didorong karena swasta lebih fleksibel, swasta lebih lincah, dan juga mereka berpeluang untuk menarik dana-dana dari luar negeri," terang Presiden.

Terkait dengan hal tersebut, pemerintah hendak mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menarik pihak swasta dalam berpartisipasi dalam proses pembangunan. Presiden juga meminta jajarannya untuk terus menyiapkan skema-skema lain yang diperlukan.

"Untuk menarik swasta terlibat dalam pembangunan infrastruktur ini, beberapa kebijakan telah kita lakukan. Tetapi juga perlu disiapkan lagi beberapa skema kebijakan-kebijakan sehingga mereka akan tertarik untuk masuk ke sektor-sektor yang siap untuk diinvestasikan mereka," ucapnya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan, dukungan iklim investasi, insentif-insentif, dan pelayanan yang prima sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan usaha dan investasi.

"Intinya, keterlibatan swasta harus terus didorong agar pembangunan infrastruktur dapat lebih cepat dan pergerakan roda perekonomian nasional bisa lebih baik lagi," tutup Presiden.

Hadir dalam rapat terbatas tersebut di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani.

Demikian Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden ,Bey Machmudin, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (19/7/2016).

(Bro-1)

Editor  : Pulo Lasman Simanjuntak

Miliki Kesamaan Prinsip, Korsel dan Indonesia Sepakat Bangun Desa

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Saemaul undong (gerakan desa baru) yang diterapkan Korea Selatan (Korsel) memiliki kesamaan prinsip dengan nawacita ke tiga Indonesia yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi pada Indonesia - Korea Knowledge Sharing Forum in Development and Empowerment of Rural Community, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (19/7/2016)

"Indonesia memiliki semangat serupa dengan gerakan saemaul undong yakni semangat gotong royong. Semangat gotong royong merupakan warisan kearifan lokal bangsa Indonesia, yang menjadi elemen penting dalam kehidupan bernegara Indonesia," ujarnya.

Sanusi menjelaskan, saemaul undong adalah gerakan swadaya dan kerjasama antar masyarakat perdesaan. Dalam hal ini, masyarakat memiliki kebebasan penuh untuk menentukan jenis pembangunan yang diinginkan desa.

Menurutnya, semangat yang sama juga dilihat pada tekad pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran, yang tercermin lewat penyediaan dan penyaluran dana desa.

"Program masif yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini mengusung prinsip yang mengedepankan masyarakat perdesaan dalam perencanaannya. Secara filosofi, dana desa digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan," terangnya.

Terkait hal tersebut, Indonesia dan Korea Selatan telah melakukan kerjasama pembangunan desa sejak Agustus 2015 lalu. Sanusi meyakini, kerjasama tersebut akan saling menguntungkan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pembangunan desa, daerah tertinggal dan transmigrasi.

"Ministri of Interior (MOI) Korea Selatan adalah mitra kerjasama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mempercepat pembangunan desa-desa kita," ujarnya.

Di samping itu, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ahmad Erani Yustika mengatakan, apa yang telah dilakukan Korea Selatan juga telah diterapkan Indonesia sejak lama. Di mana, salah satu yang kerap menjadi cerita sukses pemerintahan adalah bagaimana pemerintah memastikan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan tercukupi, serta terpenuhi akses permodalan masyarakat.

"Itu sudah dikerjakan Indonesia sejak pemerintahan-pemerihan sebelumnya hingga sekarang. Salah satu yang baru dilakukan bahwa pemerintah di masa lalu, pembangunan lebih banyak direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah. Kali ini, pembangunan dan pemberdayaan desa kekuatannya digeser oleh desa. Maka baru pertama kali ini dana desa langsung disalurkan ke desa-desa," ujar Erani.(**/Bro-1)
Editor : Pulo Lasman Simanjuntak



Sabtu, 16 Juli 2016

Kelebihan Kekurangan Mitsubishi Lancer DanGan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Jakarta,BeritaRayaOnline,-Ulasan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Lancer DanGan - Jika menengok kembali sejarah yang ada, keluarga Lancer adalah satu-satunya produk Mitsubishi yang paling populer. Sejak kehadirannya pertama kali pada tahun 1973, Lancer telah terjual hingga 8 juta unit lebih di seluruh dunia. Kepopuleran Lancer ini sangat booming berkat kehadiran DanGan di tahun 1988 khususnya di tanah air menggantikan Lancer SL. Dengan mengacu pada segmen sedan kompak, Lancer DanGan (dibaca dan gan) menjadi pesain bagi Honda Grand Civic, Toyota Corolla Twincam, Mazda Trendy, Mercy Boxer dan juga BMW E30.
Wallpaper Mitsubishi Lancer DanGan
Mitsubishi Lancer DanGan
Sejak pertama kali diedarkan hingga tahun 1993 yang selanjutnya digantikan oleh Lancer CB Series setahun setelahnya, DanGan memiliki tiga trim / varian. Varian pertama  hadir tipe GLX bermesin 1.5 liter karburator, tipe GTi 1.6 liter DOHC dan terakhir tipe GTi 1.8 liter DOHC. Tipe terakhit ini dikenalkan antara 1991/1992 sebagai versi facelift.
Ekterior Mitsubishi Lancer DanGan
Ketika memasuki era pembuka tahun 90-an, semua sedan produk Mitsubishi memiliki ciri khas dengan mengusung fasia depan yang menyerupai hiu. Hal ini terlihat dari lampu depan yang terbagi menjadi dua bagian dalam satu klaster, seperti halnya Mitsubishi Eterna. Pada tipe GLX, bumper depan terlihat lebih kecil jika dibandingkan tipe GTi, karena tipe GTi ini memang ditujukan sebagai sedan berperangai sporty pada waktu itu. 
Bagian depan Mitsubishi Lancer DanGan
Bagian Depan Mitsubishi Lancer DanGan
Pada bagian belakang, DanGan Dilengkapi garnish atau reflektor yang mengelilingi dudukan plat nomor, namun berhubung rentan rusak karena termakan umur, banyak yang mencopotnya. Reflektor ini pun tergolong barang langka, maka jangan heran jika Anda hanya menemui DanGan yang terlihat polos di bagian belakangnya ini.
Bagian Belakang Mitsubishi Lancer DanGan
Bagian Belakang Mitsubishi Lancer DanGan
Tak lupa pula, DanGan pernah mengalami masa facelift dimana perubahan yang terjadi hanya sebatas minor change pada bagian fasia. Dimana awalnya lampu sein berwarna oranye lalu pada tahun 1991 menjadi warna putih.

Interior Mitsubishi Lancer DanGan
Memasuki area kabin, kesan yang ditawarkan memang biasa saja, karena DanGan berada di bawah posisi Eterna di dalam hal penjualannya. Dashboard yang digunakan masih terlihat mengkotak dengan susunan kontrol AC putar model putar dan juga audio tape di bagian tengahnya.
Kabin Interior Mitsubishi Lancer DanGan
Interior Mitsubishi Lancer DanGan
Beberapa fitur interior telah dilengkapi dengan elektrikal seperti power steering, power window, central lock dan juga elektric mirror. Khusus varian GTi, jok yang digunakan sangat sarat dengan kesan sporty khas mobil balap.

Kinerja dan Performa Mesin Mitsubishi Lancer DanGan
Selama masa produksinya, DanGan hadir dengan 3 jenis mesin berkapasitas berbeda. Mulanya, DanGan dikenalkan dengan mesin bensin 1.5 liter karburator (tipe GLX) dan 1.6 liter injeksi (tipe GTi). Ketika facelift tepatnya pada tahun 1991, satu jenis mesin baru turut dikenalkan, berkapasitas 1.8 liter (tipe GTi) untuk menggantikan mesin 1.6 liter di tipe GTi lawas. 
Mesin 1.5 liter karburator memiliki konfigurasi 4 silinder 12 katup SOHC (kode sasis C62). Varian DanGan dengan mesin berkode 4G15 ini lebih dikenal dengan nama DanGan SOHC. Karena varian mesin lainnya yang hinggap di dalam kap mesin tipe GTi telah berubah menjadi DOHC. Tenaga yang dapat dihasilkan oleh mesin ini yaitu sebesar 74 HP pada 5.500 RPM dan torsi 118 Nm pada 3.500 RPM. Berikut contoh foto mesinnya.
Foto Mesin DanGan SOHC
Foto Mesin DanGan SOHC
Selanjutnya terdapat mesin injeksi kode 4G61 berkapasitas 1.6 liter dengan kode sasis C61. Tenaga yang mampu diproduksi oleh mesin ini berada di angka 123 HP pada putaran mesin 6.500 RPM dan torsi 144 Nm pada 4.500 RPM. Tenaga dan torsi ini termasuk badak eranya pada saat itu. Suara yang mesinnya pun memiliki ciri khas karena nyaring seperti dinamo. Sayangnya mesin ini hanya digunakan selama 2 tahun saja sebelum digantikan oleh mesin 1.8 liter.
Foto Mesin DanGan GTi 1.6
Foto Mesin DanGan GTi 1.6
Terdapat varian terakhir dengan mengandalkan kapasitas lebih besar. Yakni 1.8 liter (1.800cc). Menggunakan mesin berkode 4G67 dan kode sasisnya berubah menjadi C68. Tenaganya sangat besar, 134 HP pada 6.500 RPM dan torsi 162 Nm pada 4.500 RPM. Cukup unik, karena di era 90-an, sangat jarang ada mobil sedan Jepang dalam segmen sedan kompak yang mengusung mesin berkapasitas lebih dari 1.600cc. Bahkan banyak pemilik mengaku sangat puas dan mampu menggeber mobil ini hingga kecepatan 220 km/jam di jalan tol dengan kondisi mesin standar. Satu-satunya rival yang pantas disandangkan bagi DanGan GTi hanyalah Corolla Twincam GTi. Namun sayangnya, sang rival hadir dengan jumlah terbatas di Indonesia.
Foto Mesin DanGan GTi 1.8
Foto Mesin DanGan GTi 1.8
Impresi dan Handling Mitsubishi Lancer DanGan
DanGan GTi adalah sedan sporty yang memiki sedikit DNA Rally khas Mitsubishi, dan pastinya telah dilengkapi dengan berbagai kelengkapan yang jarang ditemukan di mobil lain. Kelengkapan utama yang adalah rem cakram di keempat roda untuk menghentikan laju yang dihasilkan oleh tenaga buas dari mesinnya. Kecuali tipe GLX karburator (SOHC) yang masih mengandalkan rem tromol pada bagian belakang.
Untuk suspensinya, semua tipe DanGan menggunakan suspensi yang telah di set ke stiff / agak keras. Dengan begitu, handling yang ditawarkan sangat baik. Melaju dalam kecepatan menengah di tikungan pun bukanlah masalah besar. Syaratnya, semua komponen kaki-kaki harus dalam kondisi sehat untuk menghindari gejala body roll dan oversteer yang dapat menyebabkan sewaktu-waktu mobil keluar jalur.
Dikutip dari salah satu forum roda empat, salah satu anggotanya pernah melakukan tes akselerasi DanGan GTi 1.8 di jalan bebas hambatan. Hasilnya, DanGan standarnya bahkan mampu melampaui akselerasi dari Honda Civic FD dan juga Toyota Altis Gen2. Cukup super!
Spesifikasi Mitsubishi Lancer DanGan
  • Mesin : 1.5 liter karburator 4G15 (GLX 1.5), 1.6 liter injeksi 4G61 (GTi 1.6), 1.8 liter injeksi 4G67 (GTi 1.8).
  • Konfigurasi : 4 silinder 12 katup SOHC (GLX 1.5) ; 4 silinder 16 katup DOHC (GTi 1.6 dan 1.8).
  • Tenaga : 74 HP @5.500 RPM (GLX 1.5) ; 123 HP @6.500 RPM (GTi 1.6) ; 134 HP @6.500 RPM  (GTi 1.8).
  • Torsi : 118 Nm @3.500 RPM (GLX 1.5) ; 144 Nm @4.500 RPM (GTi 1.6) ; 162 Nm @4.500 RPM  (GTi 1.8).
  • Bore x Stroke : 75.5 mm x 82 mm (GLX 1.5) ; 82.3 mm x 75.0 mm (GTi 1.6) ; 81.5 mm x 88.0 mm (GTi 1.8).
  • Rasio kompresi : 9.2:1 (GLX 1.5) ; 9.2:1(GTi 1.6) ; 10.5:1  (GTi 1.8).
  • Konsumsi BBM : 6-8 km/L (dalam kota) ; 9-12 km/L (luar kota). *perkiraan
  • Transmisi : Otomatis 3 Speed (GLX) dan Manual 5 Speed (GLX, GTi)
  • Suspensi : Depan McPherson strut independen, belakang independent dengan per keong. 
  • Rival : Honda Grand Civic, Toyota Corolla Twincam, Mazda Trendy, Mercy Boxer dan juga BMW E30.
  • Tahun penjualan : 1988 - 1992. 

Harga Mitsubishi Lancer DanGan
Di pasar lokal, unit Lancer DanGan dengan kondisi sehat tak pernah tembus lebih dari 40 juta. Bahkan untuk tipe GTi 1.8 liter yang memiliki tenaga terbesar di kelasnya. Untuk tipe lain yang bermesin lebih kecil, biasanya dihargai antara 25 juta hingga 30 jutaan saja.

Kelebihan Mitsubishi Lancer DanGan
  • Performa mesin GTi sangat buas.
  • Handling di atas rata-rata.
  • Ketahanan sparepart sangat tangguh (original Jepang).
  • Sasis dan body sangat kuat.
  • Interiornya lapang dan posisi duduk nyaman.
  • Sudut pandang pengemudi nyaman.
  • Banyaknya varian mesin.

Kekurangan Mitsubishi Lancer DanGan
  • Tenaga kecil (tipe GLX)
  • Jok belakang dan bagasi sempit.
  • Sparepart mahal dan jarang.
  • Perawatan 
  • Konsumsi BBM tergolong boros.
  • Kaki-kaki lumayan ringkih.
  • Harga jual kembali rendah.

Demikian ulasan lengkap mengenai review spesifikasi, harga, serta keunggulan dan kelemahan Mitsubishi Lancer DanGan. Intinya, bagi Anda yang memang sedang mencari mobil murah yang dapat diajak cruising, pastikan memilih tipe 1.8 GTi. Harganya pun tidak terpaut jauh dari varian lain yang bermesin lebih mungil. Baca juga :
 
(***/lasman simanjuntak)

Presiden Jokowi : Saya Sudah Perintahkan Menkes untuk Segera Mencari Solusi Kasus Vaksin Palsu

Surabaya,BeritaRayaOnline,-Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Nila F Moeloek telah menyebutkan nama-nama fasilitas dan tenaga kesehatan penerima distribusi vaksin palsu dalam rapat kerja dengan DPR di Jakarta, Kamis 14 Juli 2016. Tidak hanya distributor, kepala rumah sakit, bidan, dan dokter pun menjadi tersangka. Saat diumumkan, jumlah layanan kesehatan yang menggunakan vaksin palsu tersebut mencapai 14 fasilitas layanan kesehatan.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat tetap tenang. "Saya sudah memerintahkan kepada Menkes untuk segera mencari solusi," ucap Presiden usai memberikan  Sosialisasi UU Tax Ammesty di Convention Hall Grand City Surabaya Convex, Surabaya, Jumat 15 Juli 2016.

Solusi tersebut, lanjut Presiden, dapat dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan atau bersama pemerintah daerah untuk satu persatu menyelesaikan di setiap lokasi dimana terdapat peredaran vaksin palsu. "Yang penting (masyarakat) tenang dulu karena ini menyangkut tidak setahun, dua tahun. Ini 13 tahun sehingga harus ditangani juga termasuk sanksi terhadap RS maupun individu yang tersangkut," ujar Presiden.

Presiden menyampaikan bahwa 20 orang telah menjadi tersangka dalam kasus vaksin palsu. "Tapi mungkin akan tambah lagi dan juga sanksi terhadap rumah sakit. Ini juga baru proses. Bisa saja nanti ada yang dicabut ijinnya, bisa hanya bentuk teguran dan lain-lain," kata Presiden.

Ketika ditanya wartawan tentang langkah yang diambil bagi pasien yang telah menggunakan vaksin palsu. "Nanti tunggu menkes, ini harus ditangani betul-betuk secara detail dan hati-hati," ucap Presiden.

Surabaya, 15 Juli 2016
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

(**/Bro-1)
Editor  : Pulo Lasman Simanjuntak