Sabtu, 07 April 2018

Sejarah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh

Gereja Masehi Advent
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah denominasi Kristen yang beraliran evangelikal. Gereja ini berasal dari Gerakan Miller yang muncul di Amerika Serikat pada pertengahan abad 19. Ciri utama Gereja Advent adalah pengudusan hari Sabtu, hari ketujuh dalam pekan, sebagai hari Sabat. Pada tahun 1863, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dalam bahasa Inggris the Seventh-day Adventist Church, diorganisasi. Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Advent.

Sejarah

Pada awal abad ke-19 banyak orang Kristen – termasuk di dalamnya kalangan Baptis, Presbiterian, Metodis, Lutheran, Anglikan, Kongregasionalis – melakukan studi mendalam tentang Daniel 8. Para penyelidik Alkitab itu mengharapkan beberapa kejadian yang sangat penting akan terjadi sehubungan dengan nubuatan 2300 petang dan pagi dalam Daniel 8. Salah satu kelompok yang menonjol dalam penyelidikan ini dipimpin William Miller, seorang anggota Gereja Baptis. Mereka percaya bahwa Yesus akan datang ke bumi pada tanggal 22 Oktober 1844. Belakangan pengikut-pengikut Gerakan Miller ini menyadari bahwa mereka telah keliru menafsirkan hari kedatangan kembali Yesus, dan menyebut hari yang mereka harapkan Yesus akan datang sebagai "Hari Kekecewaan".

Penafsiran Miller kemudian direvisi dengan pendapat yang menjelaskan bahwa pada hari itu Yesus memasuki ruang maha suci di Bait Suci surgawi dan memulai penghakiman dunia ini. Di bait suci/kaabah surgawi itu Yesus Kristus memulai pekerjaan penghakimannya demi keselamatan manusia sebab "Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka." (Ibrani 7:25). Orang-orang Advent percaya bahwa Yesus akan segera datang, tetapi tidak seorangpun tahu kapan harinya.

Sekitar 20 tahun pengikut-pengikut Miller tersebar di Amerika Serikat tanpa terorganisir. Pengikut-pengikut Gerakan Miller ini antara lain: James White, Ellen G White, dan Joseph Bates. Pada tanggal 23 Mei 1863 sebagian pengikut Gerakan Miller secara resmi membentuk organisasi gereja yang bernama General Conference of Seventh-day Adventists di Battle Creek, Michigan dengan anggota sebanyak 3.500 orang. Melalui penginjilan yang intensif, Gereja Advent berkembang hingga ke seluruh dunia. Pada tahun 1903 kantor pusat denominasi ini pindah ke Tacoma Park, Maryland. Tahun 1989 hingga sekarang, kantor pusat Gereja Advent berada di 12501 Old Columbia Pike, Silver Spring, MD 20904, AS.

Gereja Advent pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1901 di Padang, Sumatera Barat.

Ajaran dan Dasar-dasar Kepercayaan Gereja

Bertahun-tahun lamanya Gereja Advent enggan merumuskan dasar-dasar kepercayaannya. Pada tahun 1872 percetakan Advent di Bettle Creek, Michigan menerbitkan sebuah "sinopsis kepercayaan kita" dalam 25 dalil. Dokumen ini, setelah mendapat sedikit perbaikan dan perluasan menjadi 28 bagian, yang dimuat dalam Buku Tahunan Gereja 1889. Tahun 1980 diadakan rapat umum Gereja Advent sedunia untuk membahas dan memperluas dasar-dasar kepercayaan gereja walaupun dalam 27 paragraf. Dasar-dasar kepercayaan ini disempurnakan lagi pada tahun 2005 dengan menambahkan satu paragraf (dasar kepercayaan 11).

Bagi Gereja Advent dasar kepercayaan bukanlah untuk digunakan sebagai pernyataan keyakinan dalam perangkat kepercayaan konkrit secara teologis. Pengajaran satu-satunya yang dianut orang Advent ialah: "Alkitab, dan hanya Alkitab saja." Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh menerima Alkitab sebagai satu-satunya kepercayaan mereka dan memegang kepercayaan dasar tertentu sebagai ajaran Kitab Suci. Kepercayaan dasar seperti yang diuraikan di sini, merupakan pengertian dan pernyataan gereja tentang ajaran Kitab Suci. Perubahan atas pernyataan-pernyataan ini dapat dibuat dalam Rapat Umum General Conference ketika gereja dipimpin oleh Roh Suci pada pengertian kebenaran Alkitab yang lebih lengkap atau menemukan bahasa yang lebih baik dalam menyatakan ajaran-ajaran firman Allah yang suci.

Ajaran-ajaran Gereja Advent yang menonjol antara lain:

    Hukum Tuhan Allah(dasar kepercayaan 19) - Hukum Allah diwujudkan dalam Sepuluh Hukum dan digambarkan dalam kehidupan Kristus mengikat semua bangsa di segala zaman.
    Hari Sabat (dasar kepercayaan 20) - Pemeliharaan hari Sabat, yakni hari ketujuh dalam sepekan adalah dari matahari terbenam hingga matahari terbenam, ini perayaan tindakan penciptaan dan penebusan Allah.
    Kedatangan Kristus yang Kedua kali (dasar kepercayaan 25-28) - Kedatangan Juru Selamat akan secara nyata, pribadi, terlihat, dan mencakup seluruh dunia. Pada saat itu orang benar yang dibangkitkan dan orang benar yang hidup akan dimuliakan dan diangkat untuk bertemu Tuhan mereka.
    Sifat Alami Manusia(dasar kepercayaan 7, 26) - Tiap orang merupakan satu kesatuan tubuh, pikiran dan rohani yang tak dapat terpisahkan dan bergantung sepenuhnya kepada Allah. Kematian merupakan keadaan tidak sadar untuk semua orang.
    Akhir Dosa (dasar kepercayaan 27) - Allah akan membinasakan Setan dan orang-orang jahat dan membersihkan bumi dari dosa. Alam semesta akan bebas dari dosa dan orang berdosa untuk selamanya.
    Perte
    ntangan Besar (dasar kepercayaan 8) - Seluruh umat manusia sedang terlibat dalam suatu pertentangan besar antara Kristus dan Setan. Pertentangan ini telah dimulai di surga pada waktu seorang makhluk ciptaan yang telah diberi kuasa memilih, dalam keangkuhan diri telah menjadi Setan.
    Bait Suci Surga (dasar kepercayaan 24) - Ada bait Suci di surga, yaitu bait suci sejati yang didirikan oleh Tuhan. Di dalamnya Kristus melayani demi orang percaya untuk memperoleh pengorbanan penebusan-Nya yang telah dipersembahkan sekali untuk selamanya di kayu salib.
    Pengadilan Pemeriksaan (dasar kepercayaan 24) - Yesus Kristus memulai pelayanan pengantaraan-Nya sejak kenaikan-Nya. Pada tahun 1844, yaitu akhir dari masa nubuatan 2300 hari, Ia memasuki fase kedua dari pelayanan penebusan-Nya, yaitu pengadilan pemeriksaan. Akhir pelayanan Kristus ini akan menandai tertutupnya pintu kasihan bagi manusia sebelum Kedatangan Kedua kali.
    Umat yang Sisa (dasar kepercayaan 13) - Pada zaman akhir waktu kejahatan merajalela, sekelompok umat sisa telah dipanggil untuk memelihara hukum Allah dan iman kepada Yesus. Umat yang sisa ini akan mengumumkan keselamatan melalui Kristus. Pengumuman ini dilambangkan oleh tiga malaikat dalam Wahyu 14.
    Karunia Nubuat (dasar kepercayaan 18) - Salah satu karunia Roh Kudus adalah karunia nubuat yang diwujudkan dalam pelayanan Ellen G. White. Tulisan-tulisannya merupakan sumber kebenaran yang berwewenang, yang terus memberi hiburan, bimbingan, petunjuk dan perbaikan kepada gereja. Tulisan tersebut juga memperjelas bahwa Alkitab adalah standar semua ajaran.

Praktik Keagamaan

Di dalam Gereja Advent diajarkan bahwa dalam setiap lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal, anggota-anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, harus dikenal sebagai warga yang baik dalam integritas Kekristenannya dan dalam mengusahakan kesejahteraan semua orang. Gereja Advent berbakti pada hari Sabat yaitu hari Sabtu. Mereka berkumpul dalam satu lingkaran keluarga ketika hari Jumat senja dan menyambut hari Sabat dengan doa dan nyanyian, dan menutup hari Sabat pada Sabtu senja dengan doa dan pernyataan syukur. Hari Sabat mereka isi dengan berbakti di rumah atau di gereja, mengunjungi orang sakit, dan bacaan-bacaan sekular atau siaran televisi sekular tidak diperkenankan pada hari tersebut.

Mereka dilarang melakukan hal-hal yang dianggap merusak tubuh, seperti misalnya rajah (tato) dan melubangi daun telinga atau cuping hidung untuk dipasangi anting-anting. Semua ini didasarkan pada ucapan Rasul Paulus: Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, - dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" (1 Korintus 6:19).

Makanan dan Kesehatan

Sejak dekade 1860-an ketika dimulai, kesehatan menjadi penekanan dari gereja Advent. Orang Advent dikenal oleh sebab "pesan kesehatan" mereka yang menganjurkan vegetarianisme dan kepatuhan terhadap hukum halal-haram dalam Imamat 11. Pesan kesehatan ini adalah berpantang dari daging babi, kerang, dan makanan lain yang digolongkan sebagai "makanan haram". Gereja mencegah anggotanya dari penggunaan alkohol, tembakau atau obat-obatan terlarang. Selain itu, orang-orang Advent menghindari konsumsi kopi dan minuman yang mengandung kafein. Perintis Gereja Advent mendorong dan menjadi pemrakarsa sarapan sereal, dan "konsep komersial modern makanan sereal " berasal dari kalangan orang Advent.

Penelitian yang didanai oleh US National Institutes of Health menunjukkan bahwa rata-rata umur Advent di California 4-10 tahun lebih lama daripada rata-rata penduduk California. Penelitian itu, seperti dikutip pada National Geographic edisi November 2005, menegaskan bahwa orang Advent hidup lebih lama karena mereka tidak merokok, tidak minum alkohol, menerapkan gaya hidup yang sehat, dan mengonsumsi makanan rendah lemak yang terdapat dalam kacang-kacangan dan polong-polongan. Kekompakan jaringan sosial orang Advent juga diduga sebagai salah satu faktor yang memperpanjang umur mereka. Dan Buettner penulis dari National Geographic memaparkan tentang orang-orang Advent yang umur panjang dalam bukunya, The Blue Zones: Lessons for Living Longer From the People Who've Lived the Longest The Blue Zones: Lessons for Living. Ia menyatakan bahwa penekanan pada usaha kesehatan, pemilihan makanan, dan pemeliharaan Sabat sebagai faktor utama yang membuat orang Advent berumur panjang.

Menurut survei tahun 2002 di seluruh dunia oleh Gereja ini, diperkirakan sekitar 35% dari orang Advent mempraktikkan vegetarianisme.

Sakramen

Ada dua sakramen dalam Gereja Advent, yaitu: Baptisan dan Perjamuan Kudus. Sejak permulaan Gereja Advent, sebagaimana memperoleh warisan dari Protestan, menolak pandangan mengenai sakramen sebagai sebuah opus operatum, yaitu, sebuah tindakan yang di dalamnya serta merupakan bagian anugerah yang mendatangkan keselamatan. Baptisan dengan diselamkan melambangkan kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus diakui Gereja Advent sebagai syarat masuk ke dalam keanggotaan gereja. Baptisan hanya dapat diberikan pada orang dewasa dan yang mengaku bertobat. Sakramen Perjamuan Tuhan bagi Gereja Advent adalah untuk memperingati kematian Tuhan. Sakramen ini didahului oleh upacara pembasuhan kaki sebagai persiapan untuk upacara yang kudus ini.

Pernikahan

Gereja Advent tidak menganjurkan pernikahan antara seorang anggota Gereja Advent dengan seorang yang bukan anggota Gereja Advent, dan dengan keras meminta agar para pendeta gereja tidak melaksanakan upacara pernikahan bagi pasangan seperti itu. "Gereja menyadari bahwa keputusan terakhir dalam memilih pasangan hidup seseorang adalah orang itu sendiri. Namun, gereja berharap agar, jika seseorang memilih pasangan hidupnya dan yang bukan anggota gereja Advent, pasangan itu harus menyadari dan menghargai bahwa pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yang telah berjanji untuk meninggikan prinsip yang telah digariskan di atas, tidak akan melaksanakan upacara pemberkatan tersebut. Jika ternyata seseorang telah menikah dengan yang tidak seiman, gereja harus menunjukkan kasih dan perhatian dengan maksud untuk mendorong pasangan itu menuju persatüan yang lengkap dalam Kristus."

Evolusi

Gereja Advent mempercayai Tuhan menciptaan dunia dalam waktu 7 hari literal. Gereja ini aktif dalam mempromosikan Hikayat Ciptaan sebagai tantangan pada teori evolusi. Geoscience Research Institute di Universitas Loma Linda menerbitkan jurnal setengah-tahunan Origin yang mendukung ajaran 7 hari penciptaan dunia.

Struktur Organisasi

Dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ada empat tingkat dasar konstituante yang dimulai dari orang percaya secara perorangan hingga pada organisasi pekerjaan gereja sedunia:

    Gereja setempat, suatu badan orang-orang percaya yang terorganisasi dan bersatu.
    Konferens atau daerah setempat, suatu badan yang terdiri dari gereja-gereja yang terorganisasi di suatu negara bagian, provinsi atau wilayah.
    Uni Konferens atau Uni Mission, suatu badan yang terdiri dari konferens-konferens atau daerah-daerah di dalam satu wilayah yang lebih besar.
    General Conference (Pimpinan Pusat), unit organisasi terbesar, yang mencakup seluruh uni di seluruh dunia. Divisi adalah bagian dari General Conference yang memiliki tugas administratif yang ditugaskan di wilayah geografis tertentu. Pimpinan pusat Gereja Advent terdapat di Maryland, Amerika Serikat

Kantor Pusat Gereja Advent di Indonesia kawasan barat terletak di Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono, Blok A, Kav 4-5, Jakarta Selatan 12810, dan Kantor Pusat Gereja Advent di Indonesia kawasan timur (East Indonesia Union Conference) terletak di Jalan Sarapung No. 31, Manado 95111, Sulawesi Utara.

Jumlah Keanggotaan

    1961: 1 juta
    1970: 2 juta
    1980: 3.5 juta
    1990: hampir 7 juta
    2000: sekitar 11 juta
    2003: sekitar 12 juta
    2004: sekitar 14 juta
    2005: anggota jemaat 12,894,005 jiwa.
    2008: anggota jemaat 15,921,408 jiwa.

Pelayanan Gereja Advent

Pekerjaan misi Gereja Advent saat ini mencapai lebih dari 200 negara. Jangkauan keluar Gereja Advent melayani orang-orang non-Kristen dan orang Kristen dari satuan lain. Gereja Advent percaya bahwa Kristus memanggil pengikutnya untuk satu tugas yang disampaikan ke seluruh dunia. Kebebasan beragama adalah posisi yang disokong dan dianjurkan oleh Gereja Advent.

Media Pelayanan

Gereja Advent adalah organisasi keagamaan terbesar dalam pelayanan televisi dan radio

    * The Hope Channel: saluran televisi resmi Gereja Advent.
    * Three Angels Broadcasting Network
    * The Voice Of Prophecy
    * The Quiet Hour
    * It Is Written
    * Amazing Facts
    * Breath Of Life
    * Omaha Cox Channel 23
    * Radio Advent Gema Bentara Batam
    * Adventist World Radio
    * Suara Pengharapan: TV dan Radio Komunitas

Institusi Pendidikan

Gereja ini mendorong anggota jemaat untuk bersekolah. Prosentase tamatan perguruan pada anggota Gereja Advent dua kali rata-rata prosentase warganegara Amerika Serikat.

Gereja Advent sangat peduli dengan masalah pendidikan. Gereja Advent mengoperasikan sistem kependidikan Protestan yang terbesar di dunia. Mereka memiliki 7.000 sekolah, akademi dan universitas; dengan jumlah total pendaftaran lebih dari 1.337.000 orang mahasiswa dan sekitar 69.000 orang guru. Program pendidikan Advent menyeluruh, meliputi "jiwa, fisik, sosial, dan kesehatan rohani" dengan mendorong "pertumbuhan intelektual dan pelayanan pada umat manusia".

Bantuan Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup

Selama lebih dari 50 tahun Gereja Advent telah aktif dalam bantuan kemanusiaan melalui Adventist Development and Relief Agency (ADRA). ADRA bekerja sebagai sebuah badan bantuan non-sektarian di 125 negara dan wilayah di dunia. ADRA telah diberikan status Penasehat Umum oleh United Nations Economic and Social Council. ADRA seluruh dunia mempekerjakan lebih dari 4.000 orang yang bekerja dalam menangani krisis dan pengembangan dalam mengentaskan kemiskinan.

Gereja Advent berkomitmen untuk perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup  serta mengambil tindakan untuk menghindari bahaya perubahan iklim:

"Gereja Advent pendukung gaya hidup yang sederhana dan sehat, di mana orang dapat mengendalikan nafsu konsumsif, akumulasi barang, dan memproduksi limbah. Gereja menyerukan reformasi gaya hidup didasarkan pada: penghargaan terhadap alam, menahan diri dalam penggunaan sumber daya alam, reevaluasi kebutuhan individu, dan penghormatan pada martabat hidup makluk yang diciptakan ". (***)

Kamis, 05 April 2018

Optimasi Lahan Rawa, Strategi Menteri Amran 'Bunuh' Kemiskinan


Kalsel,BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, optimis, kebijakan optimasi lahan rawa lebak serta pasang-surut akan mensejahterakan masyarakat Kalimantan. Permasalahannya adalah selama ini tak maksimal diberdayakan sebagai lahan produktif dan sumber pendapatan.

"Enggak ada alasan orang Kalimantan miskin dan menganggur. Kami datang untuk membunuh kemiskinan dan pengangguran itu," ujarnya di sela-sela meninjau lokasi optimasi lahan rawa lebak di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Mandas Tana, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (5/4/2018).

Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan optimasi satu juta hektare lahan rawa lebak dan pasang-surut di sembilan provinsi. Di antaranya, Riau, Kalimantan Tenggara, Sumatera Selatan, Kalsel, Jambi, Papua, serta Kalimantan Tengah.

Untuk Kalimantan Selatan, optimasi lahan seluas 67 ribu hektare. Untuk pengerjaannya, Kementan menyerahkan bantuan 40 unit eskavator berbobot 20 ton, dimana setiap alat berat seharga Rp 2 miliar.

Kementan juga akan mendistribusikan mesin pompa berdaya 200 hektare, selain pupuk dan benih. Sedangkan kebutuhan lain, dibebankan ke Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Adapun biaya optimasi lahan rawa lebak berkisar Rp 3 juta per hektare dan Rp4 juta per hektare untuk pasang-surut. "Ini strategi hemat anggaran. Dulu anggaran Rp16 juta- Rp 20 juta per hektare," terang Amran.

Sebelum optimasi lahan rawa lebak dan pasang-surut, Kementan mencanangkan cetak sawah melalui tanah menganggur untuk menggenjot luas tambah tanam (LTT). Biayanya sekira Rp 16 juta per hektare.

Amran menaksir, optimasi rawa bakal menghasilkan Rp 60 triliun. Perhitungannya, indeks pertanaman mencapai tiga kali dalam setahun (IP-3) pada satu juta hektare lahan tersebut.

Menteri Amran optimis, produktivitasnya mencapai 6-7 ton per hektare. Ini, merujuk proyek percontohan di Ogan Ilir, Sumsel, di mana produktivitas mula-mula 2-3 ton per hektare menjadi 7 ton per hektare saat musim tanam ketiga.

Di sisi lain, optimasi lahan rawa ini juga bertujuan menjaga kedaulatan pangan hingga 100 tahun ke depan. "Kita harus siapkan makanannya dari sekarang. Kita enggak boleh main-main di sektor pangan," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Barito Kuala, Noormiliyani AS, berharap, program-program agraria pemerintah pusat tak sekadar di Desa Jejangkit Muara. "Karena Barito Kuala daerah pertanian," katanya.

Apalagi, ungkap mantan Ketua DPRD Kalsel ini, antusias masyarakat cukup tinggi. Tak heran optimasi lahan rawa di Desa Jejangkit Muara mencapai 750 hektare. "Tadinya 400 hektare," ungkap dia.

Sedangkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menilai, butuh sinergisitas segenap elemen untuk mengoptimasi lahan rawa. "Kalau Pak Menteri sudah alatnya, berarti solarnya dari Ibu Bupati," ucapnya.

Mengingat Indonesia merupakan negara agraris, menurutnya, semua pihak harus serius mengerjakannya,  sehingga, kedaulatan pangan terjaga. "Kita negeri agraris, tapi beli beras di luar negeri. Ini momok dalam rangka menuju masyarakat sejahtera," ujarnya geram.

"Kita akan menyatu dengan alam. Kita ubah dan hasilkan sesuai (harapan) rakyat Jejangkit. Kita ingin menjadi negeri berdikari, khususnya persoalan pertanian," tutup Sahbirin.(*/Biro Humas dan IP Kementan/Bro-2)
Editor : Lasman Simanjuntak

Senin, 26 Maret 2018

Ini Soal Lagu Sion Edisi Lengkap

INI PERNYATAAN AKADEMISI ADVENT SEHUBUNGAN DENGAN FENOMENA KECINTAAN UMAT MENYANYIKAN LAGU SION LAMA

Pasca Professor Daniel C. Kambey memposting perihal Lagu Sion Lama (LSL) VS Lagu Sion Edisi Lengkap (LSEL) yang mendapatkan respon luar biasa dari netizen termasuk Akademisi non Advent yang malah suka LSL, kemudian diteruskan BAT dan jadi fenomenal, berlanjut ke WhatsApp Group 'Advent Indonesia'. Kesimpulan umum akan disajikan terpisah setelah ini. Namun, pernyataan dari akademisi Advent dalam hal ini Dekan Fakultas Filsafat Universitas Klabat (UNKLAB) Pr. Dr. Max Wauran yang ditayangkan terlebih dahulu. Postingan penting itu diambil dari komentar terhadap Timeline Prof. Kambey dan Group WA 'Advent Indonesia' seperti di bawah ini :

Komentar di Timeline Prof Kambey 
"Sayang skali lagu-lagu di edisi lama sudah sangat melekat di hati anggota jemaat. Anggota banyak menyesal karena mereka karena mereka tidak bisa lagi menyanyi lagu-lagu lama yang sudah tidak ada di edisi baru. Saya anjurkan edisi lama dipertahankan lalu tambah dengan lagu-lagu baru yang belum ada di edisi lama."

Postingan 1
"Kalau tdk salah sekitar tahun 2003 yg lalu ketika buku lagu Seventh-day Adventist Hymnal (SDAH) mulai diterjemahkan utk persiapan pembuatan lagu sion yg baru, ada yg pernah usulkan sebaiknya lagu-lagu yg ada di lagu sion lama tetap dipertahankan karena sudah sangat melekat di hati anggota gereja lalu ditambah dengan lagu2 yg ada di SDAH yg belum ada di lagu sion kita. Karena banyak lagu-lagu berbahasa Inggris (yg ada di SDA Hymnal) bagus misalnya “Standing on the Promises” (Pegang Teguh Janji Kristus).  Dan sekarang banyak anggota jemaat yg suka menyanyi lagu2 yg mereka sudah sangat jiwai dan punya kesan khusus tapi tidak ada lagi dalam lagu sion yg baru. Bukan tidak mungkin lagu sion akan direvisi lagi diwaktu mendatang. Jika ini terjadi, banyak anggota gereja merindukan klau blh lagu2 di lagu sion lama yg sudah tidak ada lagi di lagu sion baru dimasukkan kembali."

Postingan II
"Saya perhatikan kedua versi lagu sion ada kelebihan dan kekurangan masing2. Di lagu sion yg baru ada juga lirik yg mungkin perlu di cek ulang, misalnya rhyme scheme (skema sajak) nya, biasanya lagu2 jenis hymn (lagu2 penyembahan) mengikuti mengikuti pola sajak empat baris di setiap stanza yaitu AAAA, AABB, ABAB, atau ABBA yg ada di setiap suku kata terakhir dari satu line. Beda dgn lagu jenis Gospel songs yg agak lebih bebas penyusunannya. Jika ada kemungkinan revisi di tahun2 mendatang saya anjurkan lihat kembali bagian2 tersebut. Trm ksh."

Pengorbanan Pencetakan LSEL menurut Mr. Tommy Rey :
"Lagu sion edisi lengkap dibuat/ dipersiapkan selama 12 tahun dengan tim 9 orang, diantara mereka ada dosen musik IKJ(Institut Kesenian Jakarta) ada tamatan sekolah musik Amerika, Australia,dan juara nyanyi RRI dll, dan selama 12 tahun ada yg meninggal sebelum terbit, serta selama 12 tahun mereka tidak dibayar, tidak menerima fee, malahan waktu sosialisasi LSEL di Manado pada saat Ketua GC datang di Tompaso 2(kawangkoan) 4 orang tim datang dengan ongkos pribadi, bukankah dengan komitmen mereka ini kita sebagai umat bersyukur danterima kasi kepada mereka? Memang masih ada kekurangan yg mungkin masi bisa di revisi diedisi berikutnya, tapi paling tidak kita sdh punya koleksi lagu yg banyak utk puji2an."(**/facebook advent/lasman/27/3/2018)

Selasa, 13 Maret 2018

Kebaktian Care Group Kp.Melayu Jakarta Timur

Berita Penginjilan :

"Kebaktian Care Group 'Imanuel' Camp 160 Kp.Melayu"

Jakarta,Jatinegara,-"Baptisan dan Hari Sabat itu 'bersaudara', tak boleh dipisahkan," pesan Pdt.MF.Sinurat, Gembala Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara pada acara Kebaktian Care Group "Imanuel" Kp.Melayu, Jakarta Timur , pada Senin malam (12/3/2018).Hadir pada Kebaktian Kelompok KPA Kp.Melayu di rumah Raymon Hursina yang sudah berlangsung hampir 1,5 tahun ini sebanyak 4 orang tamu/sahabat rohani 'Non Advent' yakni Daud Pasaribu, Jason Pasaribu, Onni Korompis-Kolondam, dan Nia.

Pada acara care group tsb-yang jug dihadiri jemaat Jatinegara-Pdt.MF.Sinurat kembali melanjutkn tentang pelajaran Teladan Yesus : Sabat (kutipan buku modul kelompok peduli Bab 12 pad halaman 121-128).

"Dalam melaksanakan ibadah yang benar, kita tak hanya mendengar apa kata para pengkhotbah saja, tetapi kembali kepada apa kata Alkitab.Ibarat perumpamaan ikan mati pasti terbawa arus, sedangkan ikan hidup selalu melawan arus.Dalam Matius 28:1 jelas dinyatakan bahwa Yesus Kristus bangkit pada hari Minggu atau pada hari pertama,"katanya.

Pdt.MF.Sinurat yang didampingi Lasman Simanjuntak, Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara bertindak sebagai Protokol Acara, lalu memberikan contoh bagaimana Tuhan kita Yesus Kristus beribadah pada hari Sabat (hari Sabtu-red) seperti tertulis dalam Lukas 4:16 " Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaanNya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca Alkitab".

"Jelas apa kata Alkitab dalam Lukas 4:16 bahwa Yesus pada hari Sabat (Sabtu) datang ke rumah ibadat, kalau sekarang adalah gereja, lalu membaca Alkitab..Apakah kita mau mengikuti Yesus Kristus yakni beribadah ke gereja  pada hari Sabat," tanya Pdt.MF.Sinurat kepada anggota care group Kp.Melayu.

Dalam Alkitab juga tertulis bahwa Yesus adalah Tuhan atas hari Sabat (Matius 12:8 dan Markus 2:27-28), dan hari Sabat juga dipelihara di Surga (Yesaya 66: 22-23).

Bahkan dalam khotbahnya Pdt.MF.Sinurat juga menyatakan Para Rasul juga beribadah pada hari Sabat seperti tertulis dalam Kisah Rasul 17:2 " Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu.Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci".

" Dalam Kisah Rasul 13:44 tertulis 'pad hari Sabat berikutnya,datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar Firman Allah," tegasnya.

Dalam Alkitab banyak lagi yang menyatakan bahwa para Rasul beribadah pada hari Sabat (Sabtu) seperti tertulis dalam Kisah Rasul 13:14,  Kisah Rasul 18:4, dan Kisah Rasul 13:42-44.

Pada kesempatan tersebut Pdt.MF.Sinurat yang juga didampingi ibu Pendeta Sinurat (Flora Lingga) melanjutkan pelajaran tentang teladan Yesus :Baptisan (kutipan dari buku modul.kelompok.peduli Bab 13 pada halaman 130-131).

"Dalam Alkitab di Yohanes 3:1-21 tentang percakapan Yesus dengan Nikodemus, seorang pemelihara hari Sabat yang tak percaya Yesus, pada akhirnya tiga tahun kemudian setelah Yesus disalibkan, bertobat menerima Yesus dan kebenaranNya.melalui suatu Baptisan Kudus.Bahkan dalam Alkitab juga tertulis Yesus dibaptis secara 'selam' oleh Yohanes Pembaptis  seperti tertulis dalam Matius 3:13-17," jelasnya.

Dijelaskan lagi ada beberapa cara baptisan yang dilaksanakan beberapa denominasi gereja seperti dibaptis memakai bendera, memakai api, atau baptis dengan percikan, dan sebagainya.Namun, dalam Alkitab jelas tertulis Yesus dibaptis secara 'selam' (baptiso=diselamkan-red) seperti tertulis dalam Matius 3: 16 "Sesudah dibaptis,Yesus segera keluar dari air, dan pada waktu itu juga lagi terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya".Bahkan dalam Alkitab juga tertulis siapa yang percaya dan dibaptis (Matius 16:16).

Dalam aplikasi Teladan Yesus : Baptisa  disebutkan antara lain hanya ada satu baptisan menurut teladan Yesus yaitu diselamkan di tempat yang banyak airnya, serta apabila kita dibaptiskan, maka kita mati dari kehidupan dosa kita dan dibangkitkan dengan kehidupan yang sudah diperbaharui oleh Yesus.

" Setelah mempelajari malam ini (Senin  12/3/2018) tentang baptisan yang benar menurut Yesus, dan setelah mempelajari 13 pelajaran yang telah berlalu (makanan  haram, persepuluhan, perjamuan kudus, hari Sabat, dan sebagainya).maukah saudara dan saudari mengambil keputusan untuk menerima Yesus sebagai juruselamat pribadimu melalui teladan baptisan yang Yesus ajarkan? Tuhan tak memaksa, pilihan ada di tangan kita untuk sungguh-sungguh bertobat menerima Yesus Kristus dan kebenaranNya," pesan Lasman Simanjuntak, dalam menutup acara dialog dan tanya jawab dengan anggota care group Kp.Melayu.

Acara kebaktian dilanjutkan dengan doa syafaat, dan doa tutup oleh Flora S (Pemimpin Diakoness), serta ramah tamah.

Tuhan memberkati.

Kamis, 08 Maret 2018

Busana Burqa dan Jejak Sejarah Wanita Indonesia

Jakarta,BeritaRayaOine,-BURQA DAN JEJAK SEJARAH WANITA INDONESIA – Semakin lama, semakin sering saja saya melihat gadis gadis pemakai burqa di daerah Depok, kota di mana saya tinggal. Dan jumlah mereka semakin banyak saja. Mereka kelihatannya pelajar dan mahasiswa – notabene kaum intelektual. Karena kemana mana membawa buku dan diktat.  Saya tidak mengerti jalan pikiran mereka.

Mereka adalah kumpulan manusia “Indonesia baru” yang terlepas dari akar sejarah dan budaya Nusantara. Mereka tidak mengenal para petani dan orang orang desa di kawasan Nusantara  - nenek moyang mereka - yang selama berabad abad  tidak mengenal dan tidak memakai burqa. Mereka manusia yang tercerabut dari budaya leluhur kita.

Keluarga besar saya petani dan pemilik kebon. Terkenang masa kecil, setiap hari dengan setengah telanjang mereka turun ke sawah atau ke kebon. Perempuan berkain dan mengenakan kutang (dari kain blacu) ala kadarnya, karena cuaca panas dan ekonomis. Lelakinya hanya bercelana pendek dan memegang arit atau memanggul cangkul. Itulah pemandangan yang bisa terlihat di seantero Nusantara.

Mendadak muncul kaum mukimin yang mengalami gegar budaya di Timur Tengah, karena dapat beasiswa belajar di sana, pada dekade 1980-an1990an - lalu “mengimpor” budaya mereka ke sini -  kampanye jilbabisasi dan menjajakan burqa. Dan anehnya laku.

Burqa adalah pakaian yang dikenakan kaum Arab Timur Tengah, baik kaum Yahudi, Kristen maupun Muslim, sesuai warisan budaya mereka berabad abad. Dan sebagian generasi muda Indonesia mencaploknya tanpa berpikir sama sekali.

Orang orang barat - dan saya juga - menganggap burqa sebagai pengekangan dan penindasan, karena pemakaianya tidak bebas tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri. Alam pikiran mereka dikuasai oleh swaksangka kaum laki-laki, yang seharusnya setara dengan mereka.

Seabad yang lalu, Raden Ajeng Kartini, diinspirasi oleh intelektual Belanda, mengkampanyekan emansipasi, persamaan hak. Kesetaraan, memperoleh pendididikan dan hak hak dasar bagi perempuan.  Menyusul Dewi Sartika di Jawa Barat dan Rohana Kudus di Sumatra Barat - yang melanjutkan perjuannnya, dan hasilnya seperti yang kita lihat sekarang ini. Indonesia punya DR. Sri Mulyani, Susi Pudjiasturi, jendral, penerbang, dokter, penguasa dan bahkan jendral wanita. Pewujud dan penerus cita cita RA Kartini Ibu Dewi Sartika dan Rohana Kudus.

Sungguh ironis, mendadak menyelinap ajaran sesat yang membuat perempuan Indonesia berburqa. Sesat karena tidak ada runtutan sejarahnya di sini. Kita mengenal ajaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, keadilan, kesamaan antara Sultan dan rakyat, tapi tidak menerima budaya yang memperlakukan perempuan sebagai makhluk yang dikurung rapat dari ujung kepala hingga kaki.

LEBIH IRONIS, di abad komunikasi yang mengglobal ini - ketika perempuan perempuan Arab Saudi merindu rindu kebebasan, berjuang keras agar boleh menyetir mobil sendiri, nonton bioskop dengan pasangan, moderat dan hidup ala orang Barat, justru segelintir anak muda Indonesia malah memenjarakan diri sendiri, mengurung diri, bergaya keArab-araban, puritan, akibat pemahaman ajaran picik yang ditelan bulat-bulat.

Burqa merusak tata pergaulan antar manusia. Perempuan berburqa bikin repot petugas keamanan, polisi, imigrasi, sipir penjara, petugas kelurahan, guru dan dosen, serta semua saja yang berkomunikasi dengan mereka. Sebab perempuan berburqa bisa melihat kita keseluruhan, sedangkan kita tidak bisa melihat mereka.

Saya mendukung keputusan rektor UIN Kalijaga yang melarang mahasiswanya berburqa di kampus. UIN adalah lembaga pendidikan yang dibiayai negara, dan negara Indonesia menganut ajaran yang terbuka, toleran, bukan puritan. 

Terbayang, betapa repotnya dosen mengajar mereka. Apakah yang sedang mendengar kuliah mereka si Nur atau Aminah, atau Siti – tidak pernah jelas, karena cuma mata mereka yang tidak kelihatan. Ekspresi yang terbaca hanya saat berkedip kedip. Lebih lebih kalau ada ujian. Jangan jangan ada orang lain yang mengerjakannya bukan mahasiswa yang bersangkutan.

Setiap lembaga punya aturan dan tegas. Bukankah pesantren tak boleh dimasuki pengunjung berpakaian tak senonoh? Bukankah tentara dan polisi tidak bisa gondrong dan berjenggot, pegawai bank laki laki tidak bisa pakai anting di kantor, dan banyak lagi.

Di Jakarta, Anda tidak bisa diterima sebagai sopir taksi Bluebird, kalau tubuh kedapatan bertato, sekecil apa pun.

Setiap lingkungan punya aturan yang ditegakkan. Dan itu tak ada hubungannya dengan HAM dan keyakinan. Jangan bawa bawa UUD 1945 . Karena UUD 1945 dibuat oleh bangsa Indonesia, untuk bangsa Indonesia, bukan untuk orang-orang yang kerasukan budaya Arab Timur Tengah.

(**/dikutip dari facebook dimas supriyanto/jumat pagi/9/3/2018)

Editor : Lasman S

Senin, 05 Maret 2018

Kementan Latih Petani Tingkatkan Produktivitas dan Kiat Pemasaran Harga Stabil

Bali ,BeritaRayaOnline,-Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Biro Kerjasama Luar Negeri bekerjasama dengan Asian Productivity Organization (APO) menyelenggarakan APO Advanced Agribusiness Management Course yang diselenggarakan pada tanggal 5-9 Maret 2018 di Bali Dynasty Resort, Bali.

“ Melalui kursus ini kita bantu petani dan pelaku usaha khususnya di negara Asia untuk meningkatkan produktivitas yang terkait dengan pertanian, baik dari komoditasnya maupun pemasarannya, kita tidak hanya menggenjot peningkatan produksinya saja tetapi juga pemasarannya agar petani mendapatkan harga yang stabil, “ jelas Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pertanian, Mesah Tarigan mewakili Sekretaris Jenderal Kementan saat membuka acara APO Advanced Agribusiness Management Course di Bali.

Pertemuan ini merupakan forum untuk saling bertukar informasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta mengenai perkembangan terkini di sektor agribisnis global dan regional. Selain itu  pertemuan ini juga membahas praktik terbaik dalam pengelolaan agribisnis dengan fokus pada keamanan pangan, sistem pertanian berkelanjutan, dan peningkatan nilai tambah dan daya saing dengan penekanan pada pengembangan sektor UKM.

“ Dengan berbekal pengetahuan yang didapatkan dalam kursus ini diharapkan mereka dapat memberikan encouragement serta semangat kepada pelaku usaha lainnya, “ tegas Mesah

Melalui pertemuan diharapkan akan dicapai beberapa hal, salah satunya adalah merubah pola pikir bagi small dan medium enterprise di Indonesia khususnya dibidang pertanian. Sudah ada contoh perusahaan yang berhasil setelah mengikuti workshop APO pada tahun lalu dengan merubah prinsip dan pola management untuk meningkatkan pemasaran.

“Ketika kita sudah dapat memproduksi barang dengan baik maka kita juga harus memasarkan produk tersebut dengan baik pula, sehingga mereka yang sukses dapat menjadi agen perubahan untuk ditularkan kepada yang lain, “ jelas Mesah

Lebih lanjut Mesah mengatakan bahwa saat ini Indonesia banyak terlibat dalam program APO dalam bentuk lokakarya, kursus pelatihan, konferensi, dan misi studi. APO memiliki peranan penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pertanian dan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan program pengembangan kebijakan pertanian, yang saat ini berfokus pada perwujudan swasembada beras, kedelai, jagung, daging, gula, dan komoditas strategis lainnya. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka mejadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045. Untuk mencapai target tersebut, Indonesia perlu mengoptimalkan pengembangan pemasaran berkelanjutan untuk mencapai stabilitasi harga, dan mengembangkan industri hilir nasional agar pelaku usaha mendapat keuntungan melalui nilai tambah produk yang optimal.

“ Sesuai program dari Menteri Pertanian untuk meningkatkan produksi beberapa komoditas strategis pertanian, sehingga ketika produksi sudah mencapai jumlah optimal maka diperlukan teknik pemasaran bisnis yang baik, agar terhindar dari permasalahan, “ kata Mesah

Untuk sektor UKM saat ini menghadapi tantangan serius untuk dapat terus berkembang. Diperkirakan hanya sebagian kecil UKM di Indonesia yang dapat terus bertahan dalam era globalisasi yang penuh tekanan baik di dalam Negeri maupun internasional. Oleh karena itu pengembangan sumber daya manusia, teknologi dan integrasi ekonomi regional sangat diperlukan untuk pertumbuhan UKM.

Sektor UKM juga memainkan peranan penting dalam ketahan ekonomi, mengurangi kemiskinan, memicu pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, pelatihan ataupun kursus yang dilakukan saat ini menjadi sangat penting. Dalam pelatihan ini, keterlibatan secara aktif para peserta untuk meningkatkan wawasan dan memperbaharui semangat kewirausahaan pelaku usaha.

Secara keseluruhan, kursus pelatihan ini berfokus pada ketahanan pangan, keberlanjutan, dan daya saing untuk pemula dan UKM pertumbuhan awal dan dihadiri oleh 25 peserta dari 13 negara anggota APO. Pengamat lokal sejumlah 45 orang terdiri dari perusahaan makanan dan agribisnis, pemerintah, dan akademisi juga hadir.

“ Semua UKM dari seluruh Indonesia boleh mengikuti kursus ini asalkan mereka mau berubah dan memiliki motivasi yang luar biasa,tentunya untuk bidang pertanian, “jelas Mesah

Pertemuan ini dihadiri oleh 74 orang peserta yang terdiri dari peserta asing sebanyak 16 orang dari Bangladesh, Kamboja, Rep of China, India, Iran, Jepang, Rep. Of Korea, Laos, Malaysia, Nepal, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam, 12 peserta Indonesia dan 45 Observer.
Kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber asing: Direktur Cornell International Institute for Food, Agriculture and Development dan Profesor Ekonomi Terapan dan Manajemen Dr. Ralph D. Christy; Managing Director K- Farm Seng Kit Chan; Dosen Cornell University Lin Fu; dan APO Expert Joselito Bernardo. Adapun Narasumber dari Indonesia yaitu Dr. Ir. Suharno, Ketua Asosiasi Agribisnis Indonesia, dan Thomas Darmawan, Ketua Komite Tetap Pengolahan Makanan dan Minuman KADIN.(*/Biro Humas dan IP Kementan/Bro-2)

Editor :Lasman Simanjuntak

Anggota Gereja Advent Runner Up Miss Indonesia 2018

ANGGOTA GMAHK JEMAAT YOSODIPURO SOLO SABET RUNNER UP MISS INDONESIA 2018, INI HARAPAN PERANNYA!

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Memang sangat bertalenta, Nadya Astrella Juliana (Jawa Tengah), akhirnya jadi Pemenang II Miss Indonesia 2018 mendampingi Alya Nurshabrina (Jabar), saat event di MNC Studios, Jakarta, tadi malam (Kamis, 22/2). Utusan Sulawesi Utara Harini Sondakh jadi Harapan I.

Wanita ini memiliki ayah yang memberkati dalam pelayanan di GMAHK Jemaat Yosodipuro Solo Yung Dianto. Dianto sendiri aktif di Klub Sehat Solo, dan menurut Jericho berperan aktif dalam KPA, sampai sekarang berjumlah 30-an KPA di Kota Solo. Wanita kelahiran Kota Jokowi Surakarta, 25 Januari 1997 yang sangat aktif dalam pergerakan Advent & sosial ini, berhasil menang 'Talent Competition' & dinobatkan sebagai 'Miss Kulit Cantik'.

Kita doakan lulusan jurusan International Business, Curtin University Singapore dan peraih 2nd Runner Up Miss Oriental Look pada 2010 yang diselenggarakan salah satu majalah ternama di Indonesia jadi berkat untuk kabar Advent di tanah Jawi.(**)


Komentar medsos : 


Thn 1970 an kalau anda sudah jd Advent atau sudah lahir. Indonesia pernah mempunyai beberapa ratu beragama Advent 

Sylvie Taliwongso, Henny Enoch, Joan Raturandang. Itu yg saya tau, Sampai sekarang Mereka setia di Gereja, memang Orang tua Advent banyak mempunyai putri 2 yg cantik, kecantikan anak 2adalah berkat Tuhan buat orang tua  yg setia, seperti anak2 Ayub kecantikan anak2 nya tidak ada bandingannya. Jd Oma orang tua sabar, pasti Salah satu anak atau cucu2 siapa tau diwaktu mendatang menjadi Ratu Indonesia  memperkenalkan kebenaran , Semoga!


Di Lomalinda university church Ibu2 dan anggota 2 disini banyak yg pake anting, kalung, gelang, bros,dan melayani Gereja, saya tidak melihat Salah karena Mereka setia2, datang kegereja membantu orang susah, tidak menggosipkan anggota yg lemah, menolong yg lemah iman, si apakah yg Tuhan undang masuk surga menurut saudara2, menghakimi, ber gossip, tidak membawa anggota lebih dekat dengan Tuhan , atau yg memakai anting dan melayani?

Ingat cerita orang samaria, Jangan kita jd seperti imam 2 Parisi,jadilah Orang Samaria yg baik hati, karena keselamatan adalah kasih karunia dari Tuhan, Selamat hari Sabbath πŸ™πŸ™(Berita Advent Tercepat/BAT/Lasman S)