Selasa, 05 Juni 2018
Rakor dengan Kapolri, Mentan Tegaskan Stok Pangan Aman Hingga Lebaran
Selasa, 29 Mei 2018
Mentan Amran Menyayangi Petani
Jakarta,BeritaRayaOnline,-Pembangunan pertanian nasional dalam tiga tahun terakhir telah banyak mengalami kemajuan dan berubah tanpa kita sadari.
Bagaimana tidak? sejak Pak Amran menjadi Menteri Pertanian, banyak program dan perhatian beliau yang langsung menyentuh kehidupan petani.
Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Andi Akmal Pasludin menyatakan di Jakarta , bahwa Mentan Andi Amran Sulaiman menyayangi petani.
Amran mulai membangun pertanian dengan melihat kondisi irigasi, baik jaringannya atau sumber airnya.
Akmal menegaskan, masih segar dalam ingatan pertama kali Mentan melakukan kunjungan kerja ke Jateng setelah dilantik menjadi Mentan. Beliau langsung melakukan rapat koordinasi dengan gubernur Jateng, bupati Blora, bupati Demak, dan bupati Kudus untuk membahas pembangunan waduk dan salurannya.
" Agar petani sawah tadah hujan yang arealnya mencapai 5.000 ha lebih di Kabupaten Pati, Demak dan Kudus dapat menanam padi minimal 2 kali setahun. Bentuk perhatian beliau terhadap petani melalui perbaikan irigasi di daerah sentra padi di Indonesia pada awal masa jabatannya telah berdampak terhadap ketersediaan air yang cukup untuk petani sehingga bisa menanam padi dua kali setahun," ujarnya.
Menurut ketua KTNA Ir. Winarno Tohir dalam setahun Mentan Amran paham betul apa yang harus dilakukan dalam membangun pertanian Indonesia.
Seiring dengan sistem irigasi yang Kementan benahi, Alsintan (Alat Mesin Pertanian) juga menjadi obyek perhatiannya.
"Sejak periode Pak Amran, bantuan Alsin meningkat 400% dari tahun sebelumnya baik dari jenis dan volumenya" ujar Winarno.
Dampak yang sekarang terjadi di kehidupan petani terkait dengan Alsintan adalah terjadinya perbedaan harga jual Gabah Kering Panen (GKP) petani antara GKP cara panen biasa dan GKP menggunakan combine harvester yang sudah meluas di sentra produksi padi di Indonesia.
Kondisi tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Saat ini petani bisa menjual gabahnya lebih mahal dengan panen menggunakan combine harvester, karena mutu gabahnya lebih baik.
Transaksi petani dengan pengepul gabah sudah mulai bergeser dari sistem tebasan menjadi transaksi jual beli gabah (bargaining position petani meningkat).
Kepala Biro Humas Kementan Dr. Kuntoro Boga menyampaikan di Jakarta bahwa capaian diatas hanya sebagian kecil dampak program Mentan Amran dalam membangun pertanian.
"Masih banyak capain lain dan perubahan kehidupan petani yang tanpa dan terjadi di lapangan," ujarnya.
Menurutnya dampak dari kebijakan yang benar dari Kementan adalah swasembada pangan, meningkatnya investasi pertanian dan ekspor yang meningkat tajam.
Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Andi Akmal mengatakan lagi , dalam periode Amran program bantuan benih padi sangat meningkat, baik peningkatan jumlah serta jenis varietasnya.
"Dengan varietas unggul baru yang lebih baik daripada varietas yang biasa ditanam petani," ujarnya.
Andi Akmal menyatakan kita patut mensyukuri, musim tanam tahun 2017 di beberapa wilayah terjadi serangan hama wereng, dapat diatasi dan sekarang sudah reda
Disampaikan oleh Andi Akmal- suatu ketika dalam sebuah kunker Mentan Amran-di dalam perjalanannya melihat seorang petani perempuan tua yang sedang memanggul hasil panen jagungnya.
Mentan Amran langsung minta berhenti untuk bisa bertemu petani perempuan tua tersebut. Langsung Pak Menteri peluk wanita tua tadi dan bertanya berapa harga jagungnya. Ibu tersebut menjawab harga jagungnya murah hanya Rp. 1.800,- per kg.
Sambil merangkul ibu petani tua dan dengan terharu Pak Menteri sampaikan kepada para pendamping kunker. Petani-petani yang seperti ini yang harus kita bela bukan para pengusaha yang jumlahnya sedikit tetapi mendapat keuntungan yang luar biasa besarnya. Dari kisah itulah Mentan Amran berusaha utk menaikkan HPP jagung menjadi Rp. 3.150,- per kg.(*/Biro Humas dan IP Kementan/Bro-2)
Editor : Lasman Simanjuntak
Minggu, 15 April 2018
Buku Baru di Luar Alkitab
BREAKING NEWS INTERNATIONAL
Paus Francis membatalkan Alkitab dan mengusulkan untuk membuat buku baru
abril 2, 2018 Sr. Lobo 3 comentarios bible, paus Francis
Paus Francis telah mengejutkan dunia saat ini dengan mengumumkan bahwa Alkitab benar-benar ketinggalan jaman dan membutuhkan perubahan radikal, sehingga Alkitab secara resmi dibatalkan dan ia mengumumkan pertemuan antara tokoh-tokoh tertinggi gereja di mana akan diputuskan buku yang akan menggantikannya. , nama dan isinya. Beberapa nama sudah dipertimbangkan dan yang memiliki kekuatan lebih adalah “Biblia 2000”.
“Kami tidak dapat terus mencoba untuk berbicara di depan umum di dunia yang sama sekali baru dengan sebuah buku yang sudah ribuan tahun. Kami kehilangan pengikut dan kami harus melangkah lebih jauh dalam pencarian modernisasi gereja. untuk menulis ulang firman Tuhan, bahkan jika itu hanya Perjanjian Lama, di mana ada bagian-bagian tertentu yang lebih baik untuk tidak mengulangi. ”
Berita itu telah jatuh seperti bom di antara yang paling konservatif, yang menganggap ini
[4/5, 23:56]
Paus Francis membatalkan Alkitab dan mengusulkan untuk membuat buku baru http://thereisnews.com/pope-francis-cancels-bible/
[
Sabtu, 07 April 2018
Sejarah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Gereja Masehi Advent
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah denominasi Kristen yang beraliran evangelikal. Gereja ini berasal dari Gerakan Miller yang muncul di Amerika Serikat pada pertengahan abad 19. Ciri utama Gereja Advent adalah pengudusan hari Sabtu, hari ketujuh dalam pekan, sebagai hari Sabat. Pada tahun 1863, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, dalam bahasa Inggris the Seventh-day Adventist Church, diorganisasi. Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Advent.
Sejarah
Pada awal abad ke-19 banyak orang Kristen – termasuk di dalamnya kalangan Baptis, Presbiterian, Metodis, Lutheran, Anglikan, Kongregasionalis – melakukan studi mendalam tentang Daniel 8. Para penyelidik Alkitab itu mengharapkan beberapa kejadian yang sangat penting akan terjadi sehubungan dengan nubuatan 2300 petang dan pagi dalam Daniel 8. Salah satu kelompok yang menonjol dalam penyelidikan ini dipimpin William Miller, seorang anggota Gereja Baptis. Mereka percaya bahwa Yesus akan datang ke bumi pada tanggal 22 Oktober 1844. Belakangan pengikut-pengikut Gerakan Miller ini menyadari bahwa mereka telah keliru menafsirkan hari kedatangan kembali Yesus, dan menyebut hari yang mereka harapkan Yesus akan datang sebagai "Hari Kekecewaan".
Penafsiran Miller kemudian direvisi dengan pendapat yang menjelaskan bahwa pada hari itu Yesus memasuki ruang maha suci di Bait Suci surgawi dan memulai penghakiman dunia ini. Di bait suci/kaabah surgawi itu Yesus Kristus memulai pekerjaan penghakimannya demi keselamatan manusia sebab "Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka." (Ibrani 7:25). Orang-orang Advent percaya bahwa Yesus akan segera datang, tetapi tidak seorangpun tahu kapan harinya.
Sekitar 20 tahun pengikut-pengikut Miller tersebar di Amerika Serikat tanpa terorganisir. Pengikut-pengikut Gerakan Miller ini antara lain: James White, Ellen G White, dan Joseph Bates. Pada tanggal 23 Mei 1863 sebagian pengikut Gerakan Miller secara resmi membentuk organisasi gereja yang bernama General Conference of Seventh-day Adventists di Battle Creek, Michigan dengan anggota sebanyak 3.500 orang. Melalui penginjilan yang intensif, Gereja Advent berkembang hingga ke seluruh dunia. Pada tahun 1903 kantor pusat denominasi ini pindah ke Tacoma Park, Maryland. Tahun 1989 hingga sekarang, kantor pusat Gereja Advent berada di 12501 Old Columbia Pike, Silver Spring, MD 20904, AS.
Gereja Advent pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1901 di Padang, Sumatera Barat.
Ajaran dan Dasar-dasar Kepercayaan Gereja
Bertahun-tahun lamanya Gereja Advent enggan merumuskan dasar-dasar kepercayaannya. Pada tahun 1872 percetakan Advent di Bettle Creek, Michigan menerbitkan sebuah "sinopsis kepercayaan kita" dalam 25 dalil. Dokumen ini, setelah mendapat sedikit perbaikan dan perluasan menjadi 28 bagian, yang dimuat dalam Buku Tahunan Gereja 1889. Tahun 1980 diadakan rapat umum Gereja Advent sedunia untuk membahas dan memperluas dasar-dasar kepercayaan gereja walaupun dalam 27 paragraf. Dasar-dasar kepercayaan ini disempurnakan lagi pada tahun 2005 dengan menambahkan satu paragraf (dasar kepercayaan 11).
Bagi Gereja Advent dasar kepercayaan bukanlah untuk digunakan sebagai pernyataan keyakinan dalam perangkat kepercayaan konkrit secara teologis. Pengajaran satu-satunya yang dianut orang Advent ialah: "Alkitab, dan hanya Alkitab saja." Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh menerima Alkitab sebagai satu-satunya kepercayaan mereka dan memegang kepercayaan dasar tertentu sebagai ajaran Kitab Suci. Kepercayaan dasar seperti yang diuraikan di sini, merupakan pengertian dan pernyataan gereja tentang ajaran Kitab Suci. Perubahan atas pernyataan-pernyataan ini dapat dibuat dalam Rapat Umum General Conference ketika gereja dipimpin oleh Roh Suci pada pengertian kebenaran Alkitab yang lebih lengkap atau menemukan bahasa yang lebih baik dalam menyatakan ajaran-ajaran firman Allah yang suci.
Ajaran-ajaran Gereja Advent yang menonjol antara lain:
Hukum Tuhan Allah(dasar kepercayaan 19) - Hukum Allah diwujudkan dalam Sepuluh Hukum dan digambarkan dalam kehidupan Kristus mengikat semua bangsa di segala zaman.
Hari Sabat (dasar kepercayaan 20) - Pemeliharaan hari Sabat, yakni hari ketujuh dalam sepekan adalah dari matahari terbenam hingga matahari terbenam, ini perayaan tindakan penciptaan dan penebusan Allah.
Kedatangan Kristus yang Kedua kali (dasar kepercayaan 25-28) - Kedatangan Juru Selamat akan secara nyata, pribadi, terlihat, dan mencakup seluruh dunia. Pada saat itu orang benar yang dibangkitkan dan orang benar yang hidup akan dimuliakan dan diangkat untuk bertemu Tuhan mereka.
Sifat Alami Manusia(dasar kepercayaan 7, 26) - Tiap orang merupakan satu kesatuan tubuh, pikiran dan rohani yang tak dapat terpisahkan dan bergantung sepenuhnya kepada Allah. Kematian merupakan keadaan tidak sadar untuk semua orang.
Akhir Dosa (dasar kepercayaan 27) - Allah akan membinasakan Setan dan orang-orang jahat dan membersihkan bumi dari dosa. Alam semesta akan bebas dari dosa dan orang berdosa untuk selamanya.
Perte
ntangan Besar (dasar kepercayaan 8) - Seluruh umat manusia sedang terlibat dalam suatu pertentangan besar antara Kristus dan Setan. Pertentangan ini telah dimulai di surga pada waktu seorang makhluk ciptaan yang telah diberi kuasa memilih, dalam keangkuhan diri telah menjadi Setan.
Bait Suci Surga (dasar kepercayaan 24) - Ada bait Suci di surga, yaitu bait suci sejati yang didirikan oleh Tuhan. Di dalamnya Kristus melayani demi orang percaya untuk memperoleh pengorbanan penebusan-Nya yang telah dipersembahkan sekali untuk selamanya di kayu salib.
Pengadilan Pemeriksaan (dasar kepercayaan 24) - Yesus Kristus memulai pelayanan pengantaraan-Nya sejak kenaikan-Nya. Pada tahun 1844, yaitu akhir dari masa nubuatan 2300 hari, Ia memasuki fase kedua dari pelayanan penebusan-Nya, yaitu pengadilan pemeriksaan. Akhir pelayanan Kristus ini akan menandai tertutupnya pintu kasihan bagi manusia sebelum Kedatangan Kedua kali.
Umat yang Sisa (dasar kepercayaan 13) - Pada zaman akhir waktu kejahatan merajalela, sekelompok umat sisa telah dipanggil untuk memelihara hukum Allah dan iman kepada Yesus. Umat yang sisa ini akan mengumumkan keselamatan melalui Kristus. Pengumuman ini dilambangkan oleh tiga malaikat dalam Wahyu 14.
Karunia Nubuat (dasar kepercayaan 18) - Salah satu karunia Roh Kudus adalah karunia nubuat yang diwujudkan dalam pelayanan Ellen G. White. Tulisan-tulisannya merupakan sumber kebenaran yang berwewenang, yang terus memberi hiburan, bimbingan, petunjuk dan perbaikan kepada gereja. Tulisan tersebut juga memperjelas bahwa Alkitab adalah standar semua ajaran.
Praktik Keagamaan
Di dalam Gereja Advent diajarkan bahwa dalam setiap lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal, anggota-anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, harus dikenal sebagai warga yang baik dalam integritas Kekristenannya dan dalam mengusahakan kesejahteraan semua orang. Gereja Advent berbakti pada hari Sabat yaitu hari Sabtu. Mereka berkumpul dalam satu lingkaran keluarga ketika hari Jumat senja dan menyambut hari Sabat dengan doa dan nyanyian, dan menutup hari Sabat pada Sabtu senja dengan doa dan pernyataan syukur. Hari Sabat mereka isi dengan berbakti di rumah atau di gereja, mengunjungi orang sakit, dan bacaan-bacaan sekular atau siaran televisi sekular tidak diperkenankan pada hari tersebut.
Mereka dilarang melakukan hal-hal yang dianggap merusak tubuh, seperti misalnya rajah (tato) dan melubangi daun telinga atau cuping hidung untuk dipasangi anting-anting. Semua ini didasarkan pada ucapan Rasul Paulus: Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, - dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" (1 Korintus 6:19).
Makanan dan Kesehatan
Sejak dekade 1860-an ketika dimulai, kesehatan menjadi penekanan dari gereja Advent. Orang Advent dikenal oleh sebab "pesan kesehatan" mereka yang menganjurkan vegetarianisme dan kepatuhan terhadap hukum halal-haram dalam Imamat 11. Pesan kesehatan ini adalah berpantang dari daging babi, kerang, dan makanan lain yang digolongkan sebagai "makanan haram". Gereja mencegah anggotanya dari penggunaan alkohol, tembakau atau obat-obatan terlarang. Selain itu, orang-orang Advent menghindari konsumsi kopi dan minuman yang mengandung kafein. Perintis Gereja Advent mendorong dan menjadi pemrakarsa sarapan sereal, dan "konsep komersial modern makanan sereal " berasal dari kalangan orang Advent.
Penelitian yang didanai oleh US National Institutes of Health menunjukkan bahwa rata-rata umur Advent di California 4-10 tahun lebih lama daripada rata-rata penduduk California. Penelitian itu, seperti dikutip pada National Geographic edisi November 2005, menegaskan bahwa orang Advent hidup lebih lama karena mereka tidak merokok, tidak minum alkohol, menerapkan gaya hidup yang sehat, dan mengonsumsi makanan rendah lemak yang terdapat dalam kacang-kacangan dan polong-polongan. Kekompakan jaringan sosial orang Advent juga diduga sebagai salah satu faktor yang memperpanjang umur mereka. Dan Buettner penulis dari National Geographic memaparkan tentang orang-orang Advent yang umur panjang dalam bukunya, The Blue Zones: Lessons for Living Longer From the People Who've Lived the Longest The Blue Zones: Lessons for Living. Ia menyatakan bahwa penekanan pada usaha kesehatan, pemilihan makanan, dan pemeliharaan Sabat sebagai faktor utama yang membuat orang Advent berumur panjang.
Menurut survei tahun 2002 di seluruh dunia oleh Gereja ini, diperkirakan sekitar 35% dari orang Advent mempraktikkan vegetarianisme.
Sakramen
Ada dua sakramen dalam Gereja Advent, yaitu: Baptisan dan Perjamuan Kudus. Sejak permulaan Gereja Advent, sebagaimana memperoleh warisan dari Protestan, menolak pandangan mengenai sakramen sebagai sebuah opus operatum, yaitu, sebuah tindakan yang di dalamnya serta merupakan bagian anugerah yang mendatangkan keselamatan. Baptisan dengan diselamkan melambangkan kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus diakui Gereja Advent sebagai syarat masuk ke dalam keanggotaan gereja. Baptisan hanya dapat diberikan pada orang dewasa dan yang mengaku bertobat. Sakramen Perjamuan Tuhan bagi Gereja Advent adalah untuk memperingati kematian Tuhan. Sakramen ini didahului oleh upacara pembasuhan kaki sebagai persiapan untuk upacara yang kudus ini.
Pernikahan
Gereja Advent tidak menganjurkan pernikahan antara seorang anggota Gereja Advent dengan seorang yang bukan anggota Gereja Advent, dan dengan keras meminta agar para pendeta gereja tidak melaksanakan upacara pernikahan bagi pasangan seperti itu. "Gereja menyadari bahwa keputusan terakhir dalam memilih pasangan hidup seseorang adalah orang itu sendiri. Namun, gereja berharap agar, jika seseorang memilih pasangan hidupnya dan yang bukan anggota gereja Advent, pasangan itu harus menyadari dan menghargai bahwa pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yang telah berjanji untuk meninggikan prinsip yang telah digariskan di atas, tidak akan melaksanakan upacara pemberkatan tersebut. Jika ternyata seseorang telah menikah dengan yang tidak seiman, gereja harus menunjukkan kasih dan perhatian dengan maksud untuk mendorong pasangan itu menuju persatüan yang lengkap dalam Kristus."
Evolusi
Gereja Advent mempercayai Tuhan menciptaan dunia dalam waktu 7 hari literal. Gereja ini aktif dalam mempromosikan Hikayat Ciptaan sebagai tantangan pada teori evolusi. Geoscience Research Institute di Universitas Loma Linda menerbitkan jurnal setengah-tahunan Origin yang mendukung ajaran 7 hari penciptaan dunia.
Struktur Organisasi
Dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ada empat tingkat dasar konstituante yang dimulai dari orang percaya secara perorangan hingga pada organisasi pekerjaan gereja sedunia:
Gereja setempat, suatu badan orang-orang percaya yang terorganisasi dan bersatu.
Konferens atau daerah setempat, suatu badan yang terdiri dari gereja-gereja yang terorganisasi di suatu negara bagian, provinsi atau wilayah.
Uni Konferens atau Uni Mission, suatu badan yang terdiri dari konferens-konferens atau daerah-daerah di dalam satu wilayah yang lebih besar.
General Conference (Pimpinan Pusat), unit organisasi terbesar, yang mencakup seluruh uni di seluruh dunia. Divisi adalah bagian dari General Conference yang memiliki tugas administratif yang ditugaskan di wilayah geografis tertentu. Pimpinan pusat Gereja Advent terdapat di Maryland, Amerika Serikat
Kantor Pusat Gereja Advent di Indonesia kawasan barat terletak di Gedung Pertemuan Advent, Jl. MT Haryono, Blok A, Kav 4-5, Jakarta Selatan 12810, dan Kantor Pusat Gereja Advent di Indonesia kawasan timur (East Indonesia Union Conference) terletak di Jalan Sarapung No. 31, Manado 95111, Sulawesi Utara.
Jumlah Keanggotaan
1961: 1 juta
1970: 2 juta
1980: 3.5 juta
1990: hampir 7 juta
2000: sekitar 11 juta
2003: sekitar 12 juta
2004: sekitar 14 juta
2005: anggota jemaat 12,894,005 jiwa.
2008: anggota jemaat 15,921,408 jiwa.
Pelayanan Gereja Advent
Pekerjaan misi Gereja Advent saat ini mencapai lebih dari 200 negara. Jangkauan keluar Gereja Advent melayani orang-orang non-Kristen dan orang Kristen dari satuan lain. Gereja Advent percaya bahwa Kristus memanggil pengikutnya untuk satu tugas yang disampaikan ke seluruh dunia. Kebebasan beragama adalah posisi yang disokong dan dianjurkan oleh Gereja Advent.
Media Pelayanan
Gereja Advent adalah organisasi keagamaan terbesar dalam pelayanan televisi dan radio
* The Hope Channel: saluran televisi resmi Gereja Advent.
* Three Angels Broadcasting Network
* The Voice Of Prophecy
* The Quiet Hour
* It Is Written
* Amazing Facts
* Breath Of Life
* Omaha Cox Channel 23
* Radio Advent Gema Bentara Batam
* Adventist World Radio
* Suara Pengharapan: TV dan Radio Komunitas
Institusi Pendidikan
Gereja ini mendorong anggota jemaat untuk bersekolah. Prosentase tamatan perguruan pada anggota Gereja Advent dua kali rata-rata prosentase warganegara Amerika Serikat.
Gereja Advent sangat peduli dengan masalah pendidikan. Gereja Advent mengoperasikan sistem kependidikan Protestan yang terbesar di dunia. Mereka memiliki 7.000 sekolah, akademi dan universitas; dengan jumlah total pendaftaran lebih dari 1.337.000 orang mahasiswa dan sekitar 69.000 orang guru. Program pendidikan Advent menyeluruh, meliputi "jiwa, fisik, sosial, dan kesehatan rohani" dengan mendorong "pertumbuhan intelektual dan pelayanan pada umat manusia".
Bantuan Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup
Selama lebih dari 50 tahun Gereja Advent telah aktif dalam bantuan kemanusiaan melalui Adventist Development and Relief Agency (ADRA). ADRA bekerja sebagai sebuah badan bantuan non-sektarian di 125 negara dan wilayah di dunia. ADRA telah diberikan status Penasehat Umum oleh United Nations Economic and Social Council. ADRA seluruh dunia mempekerjakan lebih dari 4.000 orang yang bekerja dalam menangani krisis dan pengembangan dalam mengentaskan kemiskinan.
Gereja Advent berkomitmen untuk perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup serta mengambil tindakan untuk menghindari bahaya perubahan iklim:
"Gereja Advent pendukung gaya hidup yang sederhana dan sehat, di mana orang dapat mengendalikan nafsu konsumsif, akumulasi barang, dan memproduksi limbah. Gereja menyerukan reformasi gaya hidup didasarkan pada: penghargaan terhadap alam, menahan diri dalam penggunaan sumber daya alam, reevaluasi kebutuhan individu, dan penghormatan pada martabat hidup makluk yang diciptakan ". (***)
Kamis, 05 April 2018
Optimasi Lahan Rawa, Strategi Menteri Amran 'Bunuh' Kemiskinan
Kalsel,BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, optimis, kebijakan optimasi lahan rawa lebak serta pasang-surut akan mensejahterakan masyarakat Kalimantan. Permasalahannya adalah selama ini tak maksimal diberdayakan sebagai lahan produktif dan sumber pendapatan.
"Enggak ada alasan orang Kalimantan miskin dan menganggur. Kami datang untuk membunuh kemiskinan dan pengangguran itu," ujarnya di sela-sela meninjau lokasi optimasi lahan rawa lebak di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Mandas Tana, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (5/4/2018).
Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan optimasi satu juta hektare lahan rawa lebak dan pasang-surut di sembilan provinsi. Di antaranya, Riau, Kalimantan Tenggara, Sumatera Selatan, Kalsel, Jambi, Papua, serta Kalimantan Tengah.
Untuk Kalimantan Selatan, optimasi lahan seluas 67 ribu hektare. Untuk pengerjaannya, Kementan menyerahkan bantuan 40 unit eskavator berbobot 20 ton, dimana setiap alat berat seharga Rp 2 miliar.
Kementan juga akan mendistribusikan mesin pompa berdaya 200 hektare, selain pupuk dan benih. Sedangkan kebutuhan lain, dibebankan ke Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Adapun biaya optimasi lahan rawa lebak berkisar Rp 3 juta per hektare dan Rp4 juta per hektare untuk pasang-surut. "Ini strategi hemat anggaran. Dulu anggaran Rp16 juta- Rp 20 juta per hektare," terang Amran.
Sebelum optimasi lahan rawa lebak dan pasang-surut, Kementan mencanangkan cetak sawah melalui tanah menganggur untuk menggenjot luas tambah tanam (LTT). Biayanya sekira Rp 16 juta per hektare.
Amran menaksir, optimasi rawa bakal menghasilkan Rp 60 triliun. Perhitungannya, indeks pertanaman mencapai tiga kali dalam setahun (IP-3) pada satu juta hektare lahan tersebut.
Menteri Amran optimis, produktivitasnya mencapai 6-7 ton per hektare. Ini, merujuk proyek percontohan di Ogan Ilir, Sumsel, di mana produktivitas mula-mula 2-3 ton per hektare menjadi 7 ton per hektare saat musim tanam ketiga.
Di sisi lain, optimasi lahan rawa ini juga bertujuan menjaga kedaulatan pangan hingga 100 tahun ke depan. "Kita harus siapkan makanannya dari sekarang. Kita enggak boleh main-main di sektor pangan," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Barito Kuala, Noormiliyani AS, berharap, program-program agraria pemerintah pusat tak sekadar di Desa Jejangkit Muara. "Karena Barito Kuala daerah pertanian," katanya.
Apalagi, ungkap mantan Ketua DPRD Kalsel ini, antusias masyarakat cukup tinggi. Tak heran optimasi lahan rawa di Desa Jejangkit Muara mencapai 750 hektare. "Tadinya 400 hektare," ungkap dia.
Sedangkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menilai, butuh sinergisitas segenap elemen untuk mengoptimasi lahan rawa. "Kalau Pak Menteri sudah alatnya, berarti solarnya dari Ibu Bupati," ucapnya.
Mengingat Indonesia merupakan negara agraris, menurutnya, semua pihak harus serius mengerjakannya, sehingga, kedaulatan pangan terjaga. "Kita negeri agraris, tapi beli beras di luar negeri. Ini momok dalam rangka menuju masyarakat sejahtera," ujarnya geram.
"Kita akan menyatu dengan alam. Kita ubah dan hasilkan sesuai (harapan) rakyat Jejangkit. Kita ingin menjadi negeri berdikari, khususnya persoalan pertanian," tutup Sahbirin.(*/Biro Humas dan IP Kementan/Bro-2)
Editor : Lasman Simanjuntak