Kamis, 12 Maret 2020

Apa Kata Alkitab Tentang Binatang Haram

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Alkitab mencatat binatang halal dan haram terdapat dalam Imamat 11 dan Ulangan 14.

Bahkan Yesus sendiri menyatakan sebagai binatang haram, tidak memandang babi layak untuk dimakan seperti tertulis  dalam Markus 5 : 1-13.

Mengapa Allah membatasi makanan umat-Nya? 
"Sebab engkaulah umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, dan engkau dipilih Tuhan untuk.menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi.Janganlah engkau memakan sesuatu yang merupakan kekejian" (Ulangan 14:2-3).

Sekarang yang menjadi pertanyaan binatang khusus apa yang dikatakan Allah tidak layak untuk dimakan?

Jawabannya adalah binatang babi.Bahkan dikatakan binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya (Ulangan 14:8 dan Imamat 17:7-8).

Jelas babi, disebutkan dalam Alkitab haram untuk dimakan, dan haram juga bila menyentuh bangkainya.Dalam Yesaya 66: 17b dikatakan "yang memakan daging babi, dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman Tuhan".

Sebaiknya kita-sebagai umat advent- memang tak perlu memelihara binatang haram tersebut, meskipun tak memakannya.

Selain dari segi kesehatan, saat ini ada rencana pemerintah akan 'memusnahkan' ternak babi di Sumut, Bali, dan NTT karena menularkan virus ASF.

Sementara khusus binatang jenis anjing, kita boleh memelihara, dan menyentuhnya, asalkan jangan dimakan.

Karena Allah menjadikan manusia dan Dia tahu apa yang terbaik untuk manusia.Soal.makanan halal dan haram ini, kita dapat mengambil contoh dari teladan Daniel yang telah memberikan teladan baik bagi kita soal makan dan minum seperti tertulis dalam Daniel 1:18.

Tuhan memberkati.(Lasman Simanjuntak)



Senin, 09 Maret 2020

Seminar Guru SS 2020, Pdt.RY.Hutauruk: Kita Harus Hangat dan Peduli !

Jakarta,Selasa, 10 Maret 2020,-"Kita harus hangat dan peduli.Pemeliharaan dan kepedulian," pesan Pdt.Richard Joseph Hutauruk, Gembala Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, di depan para Guru Sekolah Sabat (SS) dan Koordinator Pemeliharaan
dalam Seminar Guru-Guru Sekolah Sabat (SS) tahun 2020 bertemakan "Pengaruh UKSS di Gereja Jatinegara", pada Sabat siang (Sabtu, 7 Maret 2020).

 Pdt.R.Y.Hutauruk sekali berpesan kelas kepedulian itu penting.

"Guru Sekolah Sabat (SS) atau seorang Pemimpin Diskusi SS itu haruslah hangat, dan peduli khususnya di dalam kelas SS.Misalnya, bila ada anggota SS yang sakit, rumahnya kebanjiran, atau juga rumahnya perlu perawatan karena kotor dan atap bocor, harus segera dilawat.Bahkan kalau ada tamu di UKSS, segera disalam dan disapa agar Sabat besok diundang datang kembali," ucapnya.

Tentang pelajaran Sekolah Sabat (SS) -dalam diskusi di UKSS khususnya- Pdt.RY.Hutauruk mengakui masih banyak anggota UKSS (Unit Kerja Sekolah Sabat) yang enggan untuk "belajar" di kelas.

"Oleh karena itu dalam meningkatkan minat untuk belajar Alkitab secara perorangan, hendaknya setiap anggota UKSS diberikan tugas.Misalnya, pada diskusi SS, tiap anggota bisa ditugaskan untuk bisa membahas pelajaran mulai Minggu sampai Jumat.Semuanya dapat giliran, hari per hari, sehingga diharapkan timbul semangat untuk belajar Sekolah Sabat," ujarnya.

"Apalikasi  diskusi pelajaran SS di kelas jua  harus diberikan oleh para guru SS, sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan," katanya lagi.

Dalam seminar "Pengaruh UKSS di Gereja Jatinegara" (seri pertama-red)  yang dihadiri para Guru/Pemimpin Diskusi Sekolah Sabat (SS) sebanyak 6 kelas, Koordinator Pemeliharaan, serta Staf SS yang dikoordinir oleh Novi Napitupulu, Pdt.R.Y.Hutauruk juga memberikan kesempatan untuk tanya jawab khususnya seputar perkembangan, kemajuan, dan misi penginjilan dalam UKSS.

Selain itu, seminar 'kecil'  untuk pelatihan guru-guru SS, yang berakhir pada Sabat sore (Sabtu, 7 Maret 2020), juga saling memberikan ide maupun gagasan demi kemajuan UKSS di jemaat GMAHK Jatinegara sepanjang tahun 2020.

Tuhan memberkati.

(*/Dilaporkan oleh Lasman Simanjuntak, Pemimpin Departemen Komunikasi GMAHK Jatunegara).

Kamis, 05 Maret 2020

Allah Tak Pernah Takdirkan Orang Menjadi Jahat

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Cerita tentang takdir atau nasib (predestinasi) memang masih sering menjadi perdebatan.Misalnya, apakah seseorang itu telah ditakdirkan Allah menjadi orang jahat, atau jadi orang jahat karena menjadi korban keadaan lingkungan dimana ia hidup sehari-harinya.

Bahkan ada cerita lagi, sejak lahir di dunia ini, seorang anak manusia telah ditakdirkan Allah menjadi orang miskin dan melarat.Bahkan dibilang lagi sampai mati telah ditakdirkan menjadi orang melarat dan.miskin.

Dalam buku"Penuntun Dasar Untuk Pemahaman Alkitab" (Harold E.Metcalf) mengenai takdir (predestinasi) menceritakan seorang anak laki-laki lahir di suatu lingkungan yang jahat.Dia dibesarkan tanpa disiplin.Ia belajar melakukan hal-hal yang jahat.Orangtua susah melihatnya.Dia menghadapi kesukaran di dalam sekolah.Tampaknya ia tidak dapat menjadi baik.Dia berkelahi dan mencuri.Akhirnya ia dikirim ke sekolah anak-anak nakal.Walaupun ia menjalani segala macam hukuman, ia tidak ingin menjadi baik.Beberapa tahun kemudian ia menjadi pemimpin orang-orang jahat.

Bagaimana kita menilai hidup anak yang sama sekali jahat ini? Sebagaian mengatakan dia adalah korban keadaan, tetapi sebagian lagi mengatakan dia sudah ditakdirkan Allah menjadi jahat.

Apa kata Alkitab tentang takdir ini?

1) Semua orang memang telah berbuat jahat, bahkan telah berbuat dosa (Roma 5:19 dan Roma 5:12).
2) Namun, Allah tidak menjatuhkan takdir kepada seseorang untuk tetap hidup dalam dosa, karena ada Kristus sebagai pengantara kita.(1 Yoh 2:1-2).
3) Allah inginkan kita semua  akan menjadi seperti anak-Nya (Roma 8:28-29).Inilah suatu bukti bahwa Allah menakdirkan tidak akan ada yang binasa.

4) Allah ingin kita semua memperoleh keselamatan (bukan ditadirkan untuk terus berbuat dosa, atau ditakdirkan jadi orang jahat).
Misalnya kutipan Firman Tuhan dalam 2 Petrus 3:9b "......karena Ia menghendaki supaya semua orang jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat".

5) Dengan demikian menjadi keluarga Kristus ditakdirkan untuk hidup.Ditadirkan untuk menerima warisan jadi keluarga Allah, terutama jkka mereka tetap setia tinggal dalam keluarga Allah.Dan, ini dimungkinkan oleh kematian Kristus.

Namun, dalam keselamatan ini, Allah tidak memaksa (Wahyu 3:20).Hak kita untuk.memilih, apakah mau menerima atau.menolak anugerah Allah.(Lasman Simanjuntak)

Penglihatan Daniel Pasal 9

Jakarta,BeritaRayaOnline, Berikut adalah pelajaran Sekolah Sabat (SS) tentang Nabi Daniel memasuki penglihatan Daniel 9.Tuhan memberkati.(Lasman Simanjuntak)

Senin, 02 Maret 2020

Serangan Virus Corona, Pertolonganku Hanya dari Tuhan Yesus

Jakarta,3 Maret 2020 ,-"Hari ini kita telah mendengar berita, tiba-tiba serangan virus corona sudah di depan mata.Tak jauh dari wilayah Jatinegara dan Kp.Melayu, yaitu di Depok terbukti ditemukan pasien virus corona.Berita tersebut menjadi heboh dan viral, bahkan telah membuat kepanikan luar biasa, termasuk jadi perbincangan seru dan hangat di group-group WA dan Medsos.Apakah kita perlu takut, dan iman terguncang hebat karena serangan virus corona yang dahsyat ini ?" tanya Lasman Simanjuntak, Pemimpin Pelayanan Perorangan (PP)  dan Departemen Komunikasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara  ketika membawakan Firman Tuhan berjudul " Pertolonganku Hanya dari Tuhan" dengan ayat inti Mazmur 121 :2-3 di depan tamu (non advent) dan anggota Care Group "Imanuel" Camp 160 Kp.Melayu,Jakarta Timur, Senin malam (2/3/2020).

"Dalam menghadapi serangan virus corona ini (Alkitab menyebut penyakit sampar yang menular-red) jangan lupa kita adalah umat-umat Tuhan yang diciptakan langsung oleh Allah.Ketika ada pergumulan hebat, termasuk serangan virus corona ini, inilah ujian iman pada akhir zaman jelang kedatangan Tuhan.Kata kuncinya cuma satu, berdoa dan berdoa seperti doa Nabi Musa, nabi Daniel,  Raja Salomo, Raja Daud,  Nabi Yeremia, Yabes, Nehemia, Ezra, Rasul Petrus, Rasul Paulus, dan doa Tuhan Yesus Kristus," katanya seraya mengutip Firman Tuhan dalam Lukas 22:41 "Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-nya".

"Jadi berdoa dan  datang pertolongan dari Tuhan, itulah yang akan makin menguatkan iman kita supaya tetap bertumbuh dan berbuah untuk sempurnakan tabiat kita seperti tabiat Kristus," katanya lagi di depan anggota Care Group "Imanuel" Kp.Melayu dan 2 orang tamu (non advent ) yaitu Ibu Murni Nainggolan dan Oma Onni Korompis.

Pertolongan dari Tuhan, lanjut Lasman Simanjuntak, terdapat dalam Mazmur 121:2-3 "Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.Ia takkan membiarkan membiarkan kakimu goyah, penjagamu tidak akan terlelap."

Kemudian Mazmur 3:9 " Dari Tuhan datang pertolongan, berkat-Mu atas umat-Mu!Sela".

Firman Tuhan selalu me ngingatkan kita 'supaya jangan takut, ada Allah yang menolong kita (Kej 15:1, Kej 21:7, Kel 14: 13, 20, Bilangan 14:9, Ulangan 1 : 21, Ulangan 3 : 22, Ulangan 31:6, dan Matius 10:28).

Bahkan dalam Ulangan 15 : 26 ada janji Tuhan," Firman-Nya, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara Tuhan, dan melakukan apa yang benar dimata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan.menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah kutimpakan kepada orang Mesir, sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

Dalam kesaksian dan tanya jawab, Eddy Irmawan (anggota jemaat GMAHK Jatinegara) bercerita hari ini (Senin, 2 Maret 2020) ada kawannya yang 'panik' begitu dengar serangan virus corona di Depok, langsung memborong sembako di supermarket untuk stok pangan di rumah.

"Saya sendiri heran, apa ya hubungan borong sembako dan virus corona," tanyanya sambil menggelengkan kepala.

Sedangkan Ferdinant Hutapea (juga anggota GMAHK Jatinegara) berulangkali mengingatkan dengan kalimat, sebagai umat Tuhan, kita jangan takut dan panik.

"Kok gara-gara virus corona, kita tak mau bersalaman lagi dengan gunakan tangan.Padahal Tuhan ciptakan kaki itu untuk berjalan, bukan menyampaikan salam, " Hutapea.

Dalam kebaktian Care Group "Imanuel" Kp.Melayu ini diadakan khusus menyambut KKR Gereja Advent Jatinegara pada tanggal 22 Maret 2020 mendatang.

Selain kesaksian dan nyanyian pujian, juga diadakan doa syafaat bertelut yang dipimpin oleh Ketua Rudy Kientjem dan Ferdinant Hutapea dengan protokol acara Flora Kolondam.

Tuhan memberkati.🙏🙏🙏

Minggu, 01 Maret 2020

Serbuan Teknologi IT, Pemuda Advent Tetap Bawa Alkitab Cetak

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Di tengah 'serbuan' teknologi internet (TI) yang kian gencar- apalagi memasuki teknologi industri 4.0- anak-anak muda di lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur,berjanji tetap akan membawa Alkitab, Sekolah Sabat (SS), dan Lagu Sion  ke gereja yang edisi cetak, bukan digital secara online di HP Android.

"Anak muda harus memberikan contoh, karena sampai saat ini para orangtua masih tetap membawa Buku Alkitab konvensional, bukan digital yang diaplikasikan secara online di handphone kita," ujar Happy Hutapea, yang mewakili anak muda Jatinegara dalam diskusi terbatas mengenai "Kejahatan di Dunia Teknologi Internet" disampaikan oleh Lasman Simanjuntak (Pemimpin Departemen Komunikasi GMAHK Jatinegara) dalam Acara Inti Kebaktian Pemuda Advent (PA) di Jemaat GMAHK Jatinegara, Sabtu sore (29/2/2020).

Pada pembukaan seminar "kecil" ini ,Lasman Simanjuntak yang sehari-harinya adalah Praktisi Pers Online, memberikan informasi kita harus waspada Alkitab yang diunduh di komputer, laptop, tablet, ponsel, dan perangkat elektronik lainnya.

"Misalnya, Alkitab berbahasa Inggris versi NIV (New Internasional Version) yang diterbitkan oleh  Zondervan yang sekarang telah dimiliki oleh Harper Collins yang juga menerbitkan Satanic Bible atau Alkitab setan.Terjemahan Alkitab NIV telah menghapus  64.575 kata-kata dari Alkitab, termasuk kata Tuhan, Kalvari, dan Roh Kudus," ucapnya.

Pada kesempatan diskusi tersebut, dilontarkan dua pertanyaan 1) apakah saudara setuju dikatakan teknologi internet dapat menimbulkan kejahatan atau bisa timbulkan kebaikan, terutama digunakan untuk pelayanan, ibadah, dan penginjilan, 2) apakah saudara setuju bila kita datang ke gereja, apalagi Hari Sabat, tak perlu lagi bawa Alkitab, Sekolah Sabat(SS), dan Lagu Sion.Cukup bawa HP Android, tablet, atau note book?


"Kita harus akui belakangan ini sering terjadi kejahatan dalam dunia teknologi internet seperti berita hoaks, atau di-bully.Namun, kita tak bisa sepenuhnya mempersalahkan teknologi internet.Itu semua tergantung dari pribadi masing-masing," kata Happy Hutapea seraya mengutip Daniel 12:4.

"Ini semua merupakan tantangan bagi anak muda advent, dan kembali kepada diri kita masing-masing.Sekarang kita tanyakan kepada diri kita masing-masing, mau tetap gunakan download  aplikasi online atau tetap bawa Alkitab ke gereja.Namun, kita harus memberi contoh yang baik karena para orangtua kita masih tetap bawa Alkitab ke gereja," katanya lagi.

Sementara itu dari kelompok bapak-bapak yang diwakili Hengky Gunawan berpendapat setuju teknologi internet bisa membawakan kejahatan.

"Bahkan kemajuan teknologi internet bisa timbulkan fitnah (hoaks) yang bisa menjadikan kita seorang pemfitnah.Pornografi melalui internet bisa menjadi  seorang cabul.Namun,teknologi ini jangan sampai kita musuhi.Kita manfaatkan teknologi internet  untuk hal-hal yang berguna ," ucapnya seraya mengutip Firman Tuhan dalam Amsal 17:9 dan 1 Korintus 6: 9-10.

Menurut pendapat kelompok bapak-bapak ini, kita tidak setuju tak membawa buku Alkitab ke gereja.Sebab apa yang ada di handphone android itu dari Alkitab,  tetapi bukan Alkitab, seperti tertulis di dalam Firman Tuhan Amos 8: 11-12.

"Suatu saat Firman Allah tak ada lagi. Jadi Alkitab harus menjadi makanan kita sehari-hari.Suatu saat Firman Allah tak ada lagi, maka Firman Allah ada di hati kita masing-masing.Jangan ke gereja tak bawa Alkitab ya," kata Hengky Gunawan yang juga didukung langsung oleh pernyataan Pdt.R.Hutauruk, Gembala Jemaat GMAHK Jatinegara.

Sedangkan Ibu Pendeta Rotua Tamba-mewakili kaum ibu- memberikan pendapat kita setuju kemajuan teknologi internet, dan setuju juga teknologi internet bisa membawa kejahatan.

"Semua ini ada di ujung jari-jari kita ketika menggunakan teknologi internet.Apakah alat teknologi ini jadi baik atau jahat.Para ibu-ibu juga setuju teknologi internet bisa membawa kejahatan, walaupun harus diakui dengan teknologi ini akan mempermudah kita untuk mencari sesuatu, misal melalui google, semuanya bisa lebih cepat dan tepat" ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Ibu Pdt. Tamba, kalau kita mengetahui langsung identitas seorang pramuka, atau seorang polisi dari seragam yang dikenakannya.Maka, seorang anak Tuhan  itu apa tandanya?.

"Y, itu tadi, tandanya umat Advent. Selalu ke gereja bawa Alkitab, Sekolah sabat (SS), dan lagu Sion.Jangan segan-segan kita membawa ketiga buku rohani ini," pungkasnya. (Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak/Pemimpin Komunikasi GMAHK Jatinegara

































Pdt.R.Hutauruk : Tiga Kalimat "Haram" Tak Boleh Diucapkan Pasangan Suami Isteri

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Ada tiga kalimat "haram" yang tak boleh diucapkan oleh pasangan suami dan isteri selama membina biduk rumah tangga, termasuk ketika keluarga menghadapi pergumulan yang berat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pdt.Richard Hutauruk, Gembala Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara kepada para jemaat yang mengikuti Kebaktian Rumah Tangga (pertama tahun 2020, bersama keluarga Lodewick Kaunang dan Wawa Hartini-red) di GMAHK Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu sore (1/3/2020).

Pertama, seberat apapun pergumulan dalam rumah tangga jangan pernah keluar kalimat, "saya menyesal telah menikah dengan kamu/anda".

Kedua, seberat apapun problema dalam rumah tangga, jangan pernah mengeluarkan kalimat, "kita lebih baik bercerai saja,".

Ketiga, seberat apapun persoalan yang dihadapi rumah tangga, jangan pernah keluar kalimat,"memang kamu adalah dasar bodoh,".

Menurut Pdt.R.Hutauruk tiga hal kalimat atau kata "haram" ini jangan pernah dilakukan di dalam rumah tangga.

"Saya menyesal telah menikah dengan anda.Hati kesal kepada pasangan kita, jangan pernah sampaikan kata-kata menyesal menikah dengan kamu.Lebih 'haram' lagi mengatakan kita lebih baik bercerai saja.Begitu juga kata 'haram' memang kamu adalah dasar bodoh," katanya mengulang lagi tiga kalimat "haram" dalam rumah tangga yang tak boleh diucapkan pasangan suami dan isteri, seraya mengutip Firman Tuhan Kejadian 3 : 12 jawaban Adam kepada Hawa ketika sudah melanggar perintah Tuhan.

" Jawaban ini juga sering kita lakukan dalam rumah tangga.Bila pasangan suami isteri melakukan kesalahan, saling lempar tanggungjawab dan sembunyi tangan," ucapnya.

Oleh karena itu, Pdt.R.Hutauruk, berpesan kepada pasangan suami isteri untuk selalu 'mengundang' Tuhan dalam rumah tangga kita.

Dalam memberikan kesimpulan Kebaktian Rumah Tangga -usai dilakukan diskusi empat kelompok jemaat -atas pertanyaan apa saja keunggulan dan kebahagiaan pasangan suami isteri (rumah tangga pertama di dunia-red) yakni pasangan suami isteri di Taman Eden, Adam dan Hawa (Kejadian 1 : 26-30).

Pdt.R.Hutauruk lalu mengutip Firman Tuhan dalan 2 Samuel 6:10- 12 yang mengatakan "sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut TUHAN itu ke tempatnya, ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu.
Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. 
Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita."

"Terberkati rumah tangga kita jika Tabut Allah selalu hadir di rumah kita seperti yang dialami Obed-Edom.Tabut Allah adalah lambang hadirnya Allah di rumah kita.Kehadiran Yesus dalam rumah kita setiap hari akan membuat kebahagiaan pasangan suami isteri," tukasnya.

Sebelum menutup Kebaktian Rumah Tangga dengan Protokol Hendrik Padmasana, Kuis Alkitab (12 pertanyaan), dan lagu pujian dari keluarga Lodewick Kaunang serta Wawa Hartini, Pdt.R.Hutauruk kembali "mengupdate" rumah tangga pasangan Adam dan Hawa di Taman Eden.

"Kenapa Hawa diambil dari tulang rusuk Adam yang sebelah kiri, karena dekat jantung dan hati.Pernikahan mereka  seimbang dan sepadan.Pasangan ini luar biasa , mereka berbahagia sekali untuk menguasai dan me ngelola Taman Eden.Mereka bisa lihat langsung keindahan ciptaan Tuhan seperti ikan-ikan mengalir di sungai yang jernih, angsa, rusa.Tak ada hujan deras, apalagi sampai kebanjiran.Bahkan tak ada badai kekeringan.Allah sangat memberkati perkawinan mereka, karena Allah sendiri yang langsung memberkati pernikahan kudus Adam dan Hawa.Mereka juga dikaruniakan anak lelaki dan perempuan.Namun, terjadi malapetaka yakni jatuh ke dalam dosa ketika Hawa terpisah dengan suaminya.Oleh karena itu jangan sampai pasangan kita pergi masing-masing," pungkasnya.(*/Bro-1)

(*/Dilaporkan oleh Lasman Simanjuntak, Pemimpin Komunikasi GMAHK Jatinegara)