Rabu, 10 Januari 2018

Kebaktian 10 Hari Berdoa di GMAHK Jatinegara (bagian pertama)

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Hari pertama pelaksanaan 10 Hari Berdoa (10/1-19/1/2018) di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu malam (10/1/2018), mengambil tema 'Minyak Urapan' dengan ayat inti Mazmur 133:1,2 "Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya ".

 Menghadirkan pembicara Hengky Gunawan (Pemimpin Departemen Kebebasan Beragama) dan Nelson Manuhutu ( Pemimpin Penginjilan Perorangan) serta Doa Plus/X  dibawakan oleh Pdt.MS.Sinurat (Gembala Jemat GMAHK Jatinegara) diisi pula dengan nyanyian pujian para Diakon Jatinegara untuk tahun 2018 ini.

Pokok-pokok  penting pembahasan tentang 'Minyak Urapan"  hari pertama 10 Hari Berdoa ini antara lain ;

1) Minyak yang dipakai untuk mengurapi para imam-imam adalah lambang dari Roh Kudus. Kita membutuhkan Roh Kudus, satu-satunya oknum yang dapat membawa PERSATUAN kepada jemaat, agar berhasil dalam usaha misi kita -misi kita yaitu PENGINJILAN

2) Kita harus mengenal Kristus secara pribadi ( jika sekarang ini kita dapat membaca kisah Pengajaran Tuhan Yesus Kristus dalam Kitab Matius, Markus, Lukas, Yohanes, atau Kisah Para Rasul, sampai Kitab Wahyu, maksudnya adalah rajin membaca Alkitab setiap hari-red).Kemudian barulah kita dapat mewakili Dia dihadapan dunia.Dimanapun kita berada, kita harus memancarkan sinar terang kemuliaan Allah dalam perbuatan baik. Ini adalah pekerjaan kita yang besar dan penting dalam kehidupan kita. (baca Matius 5 :16-red).

3) Mereka yang benar-benar dalam pengaruh Roh Kudus  akan menyatakan 'kuasa' itu melalui mempraktikkan prinsip-prinsip kebenaran abadi. Kata-kata mereka akan dikarunia "kuasa' Roh Kudus untuk melunakkan dan menundukkan hati.Ini akan menunjukkan kata-kata yang mereka ucapkan adalah roh dan hidup.

4) Yakub adalah salah satu contoh dari tokoh Alkitab yang telah 'dipenuhi' oleh Roh Kudus, saat Yakub 'bergumul' dengan Allah (baca Kejadian 32: 22-32, Pergumulan Yakub dengan Allah), terutama pada Kejadian 32: 26 " Lalu kata orang itu : Biarkanlah aku pergi karena fajar telah menyingsing.Sahut Yakub: Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."
Maka Yakub pun pergi meninggalkan Allah dengan disegarkan oleh pengurapan Roh Kudus.Suasana Sorga akan meliputinya.

5) Bagaimana pun jika Dia, Roh Kebenaran (nama lain dari Roh Kudus-red) itu datang, Dia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.Marilah kita meningkatkan pengetahuan kita akan Kebenaran (terus baca Alkitab/Injil setiap hari-red) , mempersembahkan semua pujian dan kemuliaan kepada Dia yang adalah satu dengan Bapa.Marilah kita mencari dengan sungguh-sungguh pengurapan Surgawi, Roh Kudus..Mari kita memiliki kemurnian, pertumbuhan Kristen (Bertumbuh Dalam Kristus-red), sehingga di pengadilan surgawi kita akhirnya dinyatakan sempurna dalam Kristus (baca Galatia 2:20).

6) Ketika Roh Kudus mengendalikan pikiran anggota-anggota jemaat, akan terlihat di dalam gereja kita SUATU STANDAR YANG LEBIH TINGGI dalam PERCAKAPAN, PELAYANAN, KEROHANIAN, daripada yang ada sekarang.Anggota-anggota jemaat akan"disegarkan" oleh "air hidup" (Firman Tuhan-lagi-lagi baca Alkitab-red).Para pekerja akan bekerja di bawah satu Kepala yaitu Kristus sehingga kita akan saling menyemangati satu dengan yang lain untuk terus maju dalam penutupan  PEKERJAAN BESAR (maksudnya;penginjilan-red) dimana kita terlibat.

7) Semua perlu DIBAPTIS DENGAN ROH KUDUS.Semua harus menahan diri dari mencela (mengkritik-red), dan mendekat kepada Kristus, agar mereka bisa menghargai kewajiban berat yang rekan kerja Kristus sedang pikul.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

II. HARI KEDUA(Kamis, 11/1/2018)---KUDUS BAGI TUHAN- SERBAN ditaruh diatas kepala Imam Besar Yosua

Hari kedua pelaksanaan kebaktian 10 Hari untuk Berdoa pada Kamis malam (11/1/2018) dibawakan oleh Ibu Pdt.Sinurat dengan ayat inti Imamat 20 :26 "Kuduslah bagi-Ku, sebab Aku ini, Tuhan, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku" 
serta 1 Petrus 1: 15-16..."Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis :Kuduslah kamu, sebab Aku kudus "


 "Kudus Bagi Tuhan"  adalah tulisan yang terdapat pada SERBAN (penutup kepala) Imam Besar.Tuhan memanggil kita sama seperti Dia memanggil imam di zaman dulu, untuk hidup memisahkan diri, dan hidup kudus.

Pokok-pokok penting tentang pembahasan KUDUS BAGI TUHAN antara lain sebagai berikut ;

1) Mari kita baca tentang Imam Besar Yosua   : "Adapun Yosua mengenakan pakaian yang kotor, waktu ini berdiri dihadapan Malaikat itu....yang memberikan perintah kepada orang-orang yang melayaninya: tanggalkan pakaian kotor itu daripadanya...dan kepada Yosua ia berkata...lihatlah dengan ini aku telah menjauhkan kesalahanmu dari padamu....Aku akan mengenakan kepadamu pakaian pesta...kemudian  ia berkata: taruhlah SERBAN tahir pada kepalanya...maka mereka menaruh SERBAN tahir pada kepalanya dan mengenakan pakaian kepadanya, sedang Malaikat Tuhan berdiri di situ " (Zakharia 3 :3-5)

2) Orang Kristen berdiri sebagai perwakilan prinsip-prinsip surga. Dia terikat kewajiban kudus untuk menyatakan kebenaran di dalam KEBAIKAN , KASIH, KELEMAHLEMBUTAN, dan TEGUH DALAM KEBENARAN, seharusnya menandai setiap KATA-KATANYA dan TINDAKANNYA.
MENGABIDKAN DIRI KEPADA TUHAN, dan DIASINGKAN untuk pelayanan-NYA, sehingga akan selalu mengormati iman keagamaannya.

3) Kita mendidik diri kita untuk menyatakan Roh Tuhan dalam seluruh pekerjaan kehidupan kita. Roh Tuhan tidak akan menyesatkan anak-anak Allah.Melalui Roh Kudus yang diberikan, kita bisa mencabut setiap hal yang meragukan dari hidup kita. Jika kita mau keluar dari kegelapan, dimana kurang iman menyelimuti jiwa, dan meletakkan diri kita pada tempat dimana cahaya Firman Tuhan dapat menyinari kita sepenuhnya.Kita akan dituntun langkah demi langkah di jalan menuju kekudusan.

4) Tidak seorangpun menerima KESUCIANsaat dilahirkan, atau sebagai pemberian dari orang lain.Kesuciaan adalah pemberian  Allah melalui Kristus.Siapa yang menerima juruselamat akan menjadi anak-anak Allah..mereka adalah anak-anak rohani-Nya, lahir kembali, diperbarui dalam kebenaran dan kesucian sejati.Pikiran mereka diubahkan.Dengan penglihatan yang lebih jelas mereka memandang realitas kekekalan.Mereka  diangkat ke dalam keluarga Allah, dan mereka disesuaikan menjadi seperti Dia, diubah oleh Roh Kudus dari kemuliaan kepada kemuliaan.Dari menghargai kasih bagi diri sendiri, menjadi kasih bagi Allah dan Kristus.

5) Kasih karunia Kristus bekerja untuk mendisiplin seluruh umat manusia.Dia telah menciptakan pikiran, kekuatan tubuh, dan juga jiwa.Dia harus melayani dengan segenap pikiran, hati, jiwa, dan kekuatan.
6) Kita hidup sangat dekat sangat dekat dengan akhir  sejarah dunia, seharusnya ada kesungguhan yang lebih besar dalam berusaha , lebih waspada menunggu, mengamati, berdoa dan bekerja.Semua PELAYANAN KEAGAMAAN  dan cabang-cabang bisnis  membawa tanda tangan surga.

7) Kekudusan bagi Tuhan, menjadi semboyan (motto) pekerja-pekerja dari setiap departemen.Agen manusia seharusnya BERUSAHA KERAS mencapai kesempurnaan, yang membuat mereka menjadi Kristen yang ideal, sempurna di dalam Kristus Yesus.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
III. Hari Ketiga (Jumat 12/1/2018)-- TANPA KASUT

Hari ketiga pelaksanaan 10 Hari untuk Berdoa (Jumat, 12 Januari 2018) dibawakan oleh Ketua Nelson Rondonuwu yang berjudul "Tanpa Kasut" dengan ayat inti keluaran 3: 5 " Tangggalkan kasutmu dari kakimu, sebab tempat dimana engkau berdiri, adalah tanah yang kudus"

Tuhan memperingatkan Musa agar jangan mendekat dengan tidak hormat. Melepaskan alas kaki merupakan simbol yang menunjukkan 'sikap hormat  yang dibutuhkan dalam kebaktian sejati'. (Sikap Hormat Dalam Kebaktian Sejati)

Itu berarti kita harus rendah hati dihaapan Tuhan seperti tertulis dalam Yakobus 4:6 "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati"

Pokok-pokok penting tentang pembahasan Tanpa Kasut antara lain  ;

1) Kerendahan hati dan hormat harus menjadi ciri sikap semua orang yang datang kehadapan Allah.
2) Di dalam nama Yesus Kristus kita bisa datang kepadaNya dengan satu keyakinan, tetapi janganlah datang menghampirinya dengan keberanian yang sembrono, seolah-ola Dia itu sama tarafnya dengan diri kita.
3) Semua orang yang sungguh-sungguh menyadari kehadiran-Nya akan bersembah sujud dengan kerendahan hati dihadapan-Nya.Berpakaian kerendahan hati tidak berarti bahwa kita menjadi kerdil dalam pemikiran, kurang aspirasi, dan pengecut menghindari beban yang kita gagal memikulnya.Kerendahan hati sesungguhnya adalah memenuhi kehendak Tuhan melalui bergantung pada kekuatanNya.
4) Semua kesombongan jasa-jasa kita adalah tidak pada tempatnya, itu bukan usahamu, tetapi pemberian Allah , itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri, semaunya adalah oleh kasih karunia...Kapan saja kesombongan dan kepuasan diri dimanjakan, maka Pekerjaan Tuhan akan rusak.
5) Orang Kristen dalam kehidupan pribadinya, setiap hari menyerahkan diri dalam ketulusan dan pikiran yang bersih dalam kerendahan hati  sewaktu diprovokasi (dihasut) , dalam iman dan belas kasihan.Setia dalam  hal-hal yang paling kecil, yang di dalam kehidupannya di rumah menampilkan Tabiat Kristus, orang demikian ini dalam pemandangan Kristus lebih berharga daripada misonaris ternama ataupun para martir.....
6) Berjubahkan kelemahlembutan dan kerendahan hati mereka mendapatkan sukacita tertinggi dalam melakukan pelayananNYA.Ambisi duniawi hilang digantikan KERINDUAN MELAYANI TUHAN.
7) Kesederhanaan pengakuan sepenuh hatimu atas kedegilan, keduniawian, dan mencintai kepelesiran, akan didengar Tuhan, dan dosa-dosa itu akan terlihat sewaktu mereka muncul dalam pemandangan Allah yang suci.
8) Dia tidak dapat menggunakan seseorang yang merendahkan orang lain.Rendahkanlah dirimu, jika kamu melakukan ini , hal ini memungkinkan malaikat-malaikat suci berkomunikasi denganmu, dan menempatkanmu pada tempat yang menguntungkan. Cobalah menghubungkan dirimu dengan keselarasan dengan pimpinan  Tuhan, maka kamu akan peka terhadap gerakan Roh Kudus.

IV.Hari Keempat  (Sabtu, 13/1/2018)   JUBAH

Pada pelaksanaan hari keempat, Sabtu/Sabat (13/1/2018) dibawakan oleh Pdt.MF.Sinurat dengan ayat inti  Yesaya 61:10 "Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak sorai di dalam Allah, sebab ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan JUBAH KEBENARAN"

Jubah itu adalah lambang kebenaran Kristusyang menutupi kita dari ketelanjangan kita ketika kita menerimanya.

Pokok-pokok pentingpembahasan tentang JUBAH antara lain sebagai berikut ;

1) Semua orang yang dipakaikan JUBAH KEBENARAN KRISTUS akan berdiri dihadapanNya sebagai yang TERPILIH , BERIMAN, dan BENAR.Setan tak dapat merampasnya dari tangan Kristus.Tak satu jiwa pun yang dalam penyesalan dan beriman  telah meminta perlindunganNya akan Kristus izinkan di bawah kuasa musuh. (baca Yesaya 27:5 dan Zahkaria 3:7).

2) Kebenaran Kristus-lah yang membuat orang berdosa yang bertobat dapat diterima Allah dan dilakukan pembenarannya.Meskipun hidupnya penuh dosa, jika dia percaya dalam Yesus sebagai juruselamat pribadinya, dia berdiri dihadapan Allah dalam jubah kebenaran Kristus yang tak  bernoda yang dipakaikan.

3) Jubah kebenaran Kristus, ditenun oleh tenunan surga, ditempa oleh penurutannya, dipakaikan kepada jiwa yang bertobat melalui iman di dalam namanya.

4) Ketika orang berdosa melihat daya tarik Yesus yang luar biasa, dosa tidak lagi menarik (jijik pada dosa) , karena dia memandang sang Pemimpin.

5) Jubah kebenaran Kristus yang tak bernoda dipakaikan kepada yang diuji, dicobai, anak-anak Allah yang tak beriman.Umat sisa yang dipandang rendah dipakaikan pakaian kemuliaan , tidak lagi dikotori oleh kecemaran dunia.
6) Bahkan orang-orang yang telah mengenakan Jubah Kebenaran Kristus ,nama-nama mereka akan tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba.Terdaftar diantara para umat  beriman sepanjang zaman.Mereka telah menolak  tipu muslihatsi penipu, mereka tidak pernah berpaling dari kesetiaan mereka karena raungan si ular tua. Sekarang mereka aman (nyaman-red) selamanya dari alat-alatsi penggoda. Dosa-dosa mereka telah dipindahkan kepada si penyebab dosa.

7) Kita harus mengenakan Jubah Kebenaran Kristus dan memakainya secara terbuka, dengan keberanian dan jelas menyatakan Kristus, terus memandang kepada Yesus, tertarik pada tabiat-Nya.Membawa setiap pikiran tertawan kepada penurutan Kristus.

8) Orang benar sejati-yang dengan sungguh-sungguh mengasihi dan Takut akan Tuhan- memakai Jubah Kebenaran Kristus dalam KEMAKMURAN  maupun dalam KESENGSARAAN .Penyangkalan diri, pengorbanan diri, perbuatan baik, keramahtamahan, kasih, kesabaran, ketabahan, kepercayaan Kristen adalah buah-buah harian yang dihasilkan oleh mereka yang benar-benar terhubung dengan Allah.Mereka setiap hari bergulat dengan kejahatan, dan mendapatkan kemenangan berharga terhadap pencobaan dan kesalahan.

9) Setiap orang akan mengakhiri perjuangan mengalahkan dosa di dalam hatinya.Ini adalah pekerjaan yang menyakitkan, dan melelahkan.Sebab sewaktu kita melihat kekurangan pada tabiat kita, kita terus memandangnya, dimana kita seharusnya melihat Yesus dan memakai Jubah KebenaranNya.

V.Hari Kelima (Minggu, 14 Januari 2018) berjudul "EFOD"

Pada hari kelima (Minggu, 14/1/2018), berjudul "EFOD" dibawakan oleh Ketua Nelson Simanjuntak dengan ayat inti  Yesaya 46 : 4  " Sampai masa tuamu, Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus.Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu."

1 Petrus 5: 7  " Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu"

2 Korintus 12 : 10   " Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayan , dan kesesakan, oleh karena Kristus.Sebab jika aku lemah, maka aku kuat"


Sebagaimana Imam Besar membawa EFOD pada pundaknya, demikian pula Imam Besar kita membawa beban kita, menguatkan kita dalam pencobaan kita, dan memampukan kita bersaksi bagi Dia meskipun dalam lingkungan yang sulit sekalipun.

 Pokok-pokok penting pembahasan tentang EFOD antara lain ;

1)bagi yang sedang patah hati, ada obatNya yakni iman, berdoa, dan bekerja.Iman dan kegiatan akan memberikan jaminan dan kepuasan yang akan meningkat dari hari ke hari.
2) Apakah kita tergoda akan masa depan atau benar-benar patah semangat?? Di dalam hari-hari yang tergelap, ketika segalanya terlarang, janganlah takut, berimanlah kepada Tuhan.Dia tahu kebutuhanmu.Dia memiliki semua kuasa. Kasihnya yang tak terbatas, dan belas kasihanNya tidak pernah lelah.
3) Janganlah takut Dia akan gagal memenuhi janjiNya..Dia adalah kebenaran abadi.Dia tak pernah mengubah janji-Nya.Dia akan memberikan dengan limpah kepada hambanya yang setia sesuai dengan kebutuhannya.(baca 2 Korintus 12: 9,10)

4) Kekuatan mereka yang mengasihi dan melayani-Nya akan diperbarui setiap hari.Pengertiannya akan ditempatkan pada pelayanan mereka, sehingga mereka tidak bisa salah dalam menjalankan maksud-maksudnya..TIDAK BOLEH ADA PATAH SEMANGAT DALAM PELAYANAN TUHAN.IMAN KITA AKAN BERTAHAN MENGHADAPI TEKANAN YANG AKAN DATANG.Dia akan memberikamn HIKMAT dn berbagai kebutuhan mereka.

5) Pandanglah Yesus , AWAL dan AKHIR iman kita.Kita harus menangkap cahaya wajahNya, memantulkan citraNya, dan bertumbuh sempurna sebagai laki-laki dan perempuan dalam Kristus Yesus.Agama kita akan menjadi menarik, sebab memiliki aroma kebenaran Kristus.Kita akan bahagia, makanan rohani kita  akan menjadi bagi kita kebenaran, damai, dan sukacita.
6) Demikian pula jika kita tidak dengan kemauan kita sendiri, masuk ke dalam pencobaan, maka Tuhan akan menopang kita jika pencobaan itu datang.....
7) Jika orang -orang menjadi dewasa, Tuhan akan bekerja di dalam dan melalui mereka.
(bersambung)
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar